Pekerja menggesa pembangunan perumahan di Tanjunguncang, Batuaji. F. Dalil Harahap/Batam Pos

batampos.co.id – Para pengembang yang tergabung dalam Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Real Estate Indonesia (REI) Batam berjanji akan memberikan kemudahan bagi sektor masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dalam memiliki rumah.

“Program pemerintah saat ini rumah subsidi bisa dimiliki dengan harga Rp 136 juta per unit. Dan rumah tersebut diperuntukkan bagi masyarakat berpenghasilan Rp 4 juta kebawah,” ujar Ketua DPD REI Batam Achyar Arfan saat acara bakti sosial bagi-bagi sembako kepada para petugas kebersihan Batam di Lapangan Engku Putri Batamcentre, Sabtu (26/5).

Ia mengatakan para petugas kebersihan masuk dalam kategori ini dan masih memiliki kesempatan untuk memiliki rumah.

“Cicilannya sekitar Rp 1 juta per bulan dan jatuh tempo selama 16 tahun. Tentu mereka bisa, apalagi uang mukanya murah hanya 5 persen,” ungkapnya.

Namun satu hal yang perlu dilakukan adalah membuat kalangan petugas kebersihan ini menjadi bankable atau bisa diterima bank.

“Jadi perlu sosialisasi bagaimana nanti ketika berurusan dengan bank ketika akan transaksi properti,” paparnya.

Pihaknya kata Achyar akan coba bermediasi dengan Badan Pengusahaan (BP) Batam untuk mencarikan lahan yang tepat untuk pembangunan rumah murah. Mengingat banyak anggota REI yang juga membangun rumah murah.

“Lahan kavling siap bangun banyak tak termanfaatkan atau disalahgunakan. Itu yang dicoba nanti,” ucapnya.

Sedangkan Pemko Batam yang diwakili Asisten Ekonomi dan Pembangunan Gintoyono mengatakan pihaknya siap menjadi penjamin bagi para petugas kebersihan ini.Karena Pemko yang mempekerjakannya.

“Kami siap. Tapi harus mediasi dulu dengan BP Batam soal lahan,”ucapnya.

Salah satu petugas kebersihan Sudono memaparkan banyak dari para petugas kebersihan ini tinggal di rumah liar yang tak layak. Namun mereka sebenarnya menginginkan agar bisa pindah ke rumah yang lebih layak dan legal walau harus membayar cicilan.

“Kami sudah lama tinggal di ruli pak. Pingin punya rumah walau subsidi. Makanya tolong bantuannya,” ungkapnya.

Ia menyarankan agar pemerintah daerah mensurvey lahan-lahan KSB yang tak termanfaatkan atau disalahgunakan.

“Lahan KSB bisa dilihat pak. Daripada tak dimanfaatkan bisa saja dikasih ke kami. Atau ke pengembang untuk dibuatkan rumah,” harapnya.

Dalam acara ini juga, REI Batam membagikan 293 sembako kepada 293 petugas kebersihan. Sisanya masih ada banyak lagi dan akan dibagikan secara keliling kepada mereka yang membutuhkan.(leo)

Respon Anda?

komentar