Iklan
Masjid Raya Batam

batampos.co.id – Wali Kota Batam Muhammad Rudi mengatakan beberapa aset, salah satunya Masjid Raya Batam, resmi diserahkan oleh Badan Pengusahaan (BP) Batam kepada Pemerintah Kota Batam setelah Idul Fitri mendatang.

Iklan

“Masjid Raya, sudah ditandatangani penyerahan awalnya. Diserahkan BP Batam ke Pemko, Inshaa Allah habis lebaran,” kata Rudi di Gedung LAM Batamcenter, Senin (28/5) sore.

Ia beranggapan, karena sudah diteken Presiden Joko Widodo penyerahan aset tersebut sudah rampung. Maka dari itu, ia mengatakan revitalisasi masjid sudah memasuki tahap persiapan. Bahkan, Pemko Batam mengalokasikan anggaran Rp 80 miliar dengan rincian alokasi anggaran tahun 2019 sebanyak Rp 40 miliar sementara sebagiannya dianggarkan pada tahun 2020 mendatang.

“”Bangunan dan kontruksi utama yang ada sekarang tidak diubah. Kita tambah kiri, kanan, depan dan belakang,” ucapnya.

Selain direvitalisasi, ia juga mengatakan nama MAsjid Raya Batam ke depan bakal berubah jadi Masjid Agung Batam. Hal ini merujuk pada aturan Kementrian Agama, bahwa masjid utama di tingkat Kota dan kabupaten diberi nama Masjid Agung, sementara Masjid Raya untuk masjid utama tingkat provinsi.

“Selain nama, nanti 100 persen bernuansa masjid itu akan bernuansa melayu seperti di penyengat,” kata dia.

Sementara masjid baru di Batuaji yang kini sedang proses pembangunan telah diberi nama Masjid Agung Sultan Mahmud Riayat Syah.

“Pahlawan Nasional dari Kepri,” terangnya.

Ia mengatakan, masjid ini juga bernuansa melayu. Targetnya masjid ini akan selesai dibangun Agustus 2019 mendatang dan peresemiannya direncanakan pada bulan Oktober pada tahun yang sama.

Ia menambahkan, penyertaan nuansa melayu pada beberapa bangunan di Batam karean daerah ini merupakan tanah melayu. Tak hanya masjid, ke depan Pasar Induk Batam juga jalan utama se Batam akan dibubuhi nuansa melayu.

“Banggalah kita jadi warga Batam karena Batam tidak kalah dengan Johor (Malaysia). Maka saya minta dukungan masyarakat untuk mewujudakan Batam daerah yang maju, madani dan modern,” pungkasnya.