Iklan

batampos.co.id – Gabungan Bridge Seluruh Indonesia (GABSI) Kepri bekerja sama dengan Badan Pengusahaan (BP) Batam menggelar Batam International Bridge Open Tournament 2018 di Golden View Hotel, 9-15 Juli mendatang. Sebanyak delapan tim dari manca negara telah menyatakan diri untuk ikut serta dalam kejuaraan ini.

Iklan

Ketua GABSI Kepri Rusliden menyatakan kejuaraan secara rutin digelar setiap tahunnya. “Kali ini menginjak tahun kelima belas dalam penyelenggaraanya,” terang Rusliden saat jumpa pers di Golden View Hotel, Jumat (1/6).

“Sebenarnya tahun ini kami tidak menggelar kejuaraan. Tetapi BP Batam meminta kami tetap menyelenggarakan, lantaran telah masuk dalam agenda tahunan BP Batam,” paparnya.

Menurut Rusliden, keberadaan kejuaraan internasional bridge ini selai menjadi ajang ujicoba atlet Asia jelang penyelenggaraan Asian Games 2018. “Ajang ini sangat penting karena bisa menjadi sarana pemanasan dan ujicoba jelang pelaksanaan Asian Games 2018,” terang Rusliden.

“Apalagi dilaksanakan satu bulan menjelang pelaksanaan multievent Asian Games. Tentunya ini akan menjadi ajang pembuktian dan pemanaan atet-atlet bridge di Asia,” tambahnya.

Selain itu, lanjut Rusliden, event ini juga bisa menjadi faktor penunjang peningkatan pariwisata di Kepri. “Terbukti saat pelaksanaan kejuaraan tahun sebelumnya bisa mendatangkan tim dari 13 negara serta diikuti 56 tim dan 80 pasangan,” ungkapnya.

“Ini membuktikan jika turnamen ini sangat dinantikan oleh atlet bridge dari mancanegara. Dan diharapkan tahun ini jumlah pesertanya bisa meningkat dibanding dengan tahun sebelumnya,” harap Rusliden.

Rusliden juga menerangkan jika kejuaraan tahun ini terbagi menjadi tiga event utama dengan memperebutkan total hadiah sebesar Rp 200 juta. Selain Batam International Bridge Open Tournament 2018, juga digelar kejuaraan nasional (kejurnas) Bridge Pelajar dan Mahasiswa. Juga akan digelar pelatihan wasit dan penataran pelatih bride TOT.

“Tiga event ini sengaja digelar secara berurutan dengan harapan peserta dari nasional dan internasional bisa long stay di Batam dan Kepri. Ini juga akan memancing pendapatan tersendiri bagi batam dan Kepri,” terang Rusliden.

Untuk diketahui, Kejurnas Bridge pelajar dan Mahasiswa ini sedianya akan digelar di Jakarta. “Untuk semakin memeriahkan Batam International Bridge Open Tournament 2018, PB GABSI memindahkan kejurnas yang sedianya digelar di Jakarta untuk dilaksanakan di Batam mulai 9-15 Juli,” ungkap Rusliden.

Sedang pelatihan wasit-penataran pelatih TOT sengaja dilaksanakan sebagai ajang pembinaan pada wasit dan pelatih. “Kesempatan ini sebaiknya tak dilewatkan lantaran wasit dan pelatih yang mengikuti event ini bisa mempraktekkan langsung ilmu yang diperolehnya saat Batam International Bridge Open Tournament 2018,” ujar Rusliden.

“Pelatihan akan dilaksanakan 10-12 Juli, dan dilanjutkan dengan pelaksanaan Batam International Bridge Open Tournament 2018. Karenanya ini akan menjadi bekal yang berharga bagi rekan-rekan wasit dan pelatih,” tegasnya.

Selain memperebutkan uang tunai, kejuaraan ini juga akan memperebutkan Piala Menteri Pariwisata, Piala MenPAN RB di kelas utama. Juga akan diperebutkan Piala Gubernur, Piala Wali Kota Batam, dan Piala Kepala BP Batam di kelas pasangan Open, Yunior Tim, dan Pasangan.

Rusliden menegaskan hingga Jumat (1/6), sudah ada delapan tim dari manca negara yang telah mendaftarkan diri mengikuti kejuaraan ini. “Delapan tim itu dari Singapura, Malaysia, India, Inggris, New Zealand, Cina, Perancis, dan Australia,” urainya.

“Pendaftaran melalui wwbsites kami telah dibuka mulai pertengahan Mei dan hingga hari H pelaksanaan kejuaraan masih akan dibuka. Karena ini open tournament,” terang Rusliden.

Rusliden mengajak atlet bridge lokal dan nasional untuk meramaikan kejuaraan ini. “Ini adalah kejuaraan bridge terbesar se Asia Tenggara. Bukan main-main, kejuaraan ini telah mendapat pngakuan dari Federasi Bridge se-Asia Pasifik (PABF) dan Federasi Bridge Dunia (WBF),” tuturnya bangga.

“Apalagi yang akan berlaga adalah jago-jago di tingkat dunia. Sangat disayangkan jika tidak bisa berlaga dan menimba kemampuan dari jago-jago dunia,” tambahnya.

Satu hal yang menurut Rusliden membuat kejuaraan ini sangat menarik lantaran di siarkan secara langsung setiap sesi pertandingan ke seluruh dunia melalui vugraph Bridge Base Online (BBO). “Disiarkan secara langsing setiap sesinya oleh Bridge Base Online (BBO). Salah satu vugraph terbaik di dunia,” serunya.

“Dan kami yakin jika peserta untuk tahun ini bisa melebihi peserta di tahun sebelumnya,” tutup Rusliden.(yan)