Mendengkur, siapa yang mau. ia hadir saat kita tidur. Namun mendengkur kerap menganggu kawan tidur. Gara-gara mendengkur hubungan keluarga bisa hancur.

Adalah Donwori, 28, memilih hengkang dari hubungan pernikahannya dengan Karin,25.

“Aku dilempar pisau pas tidur, alasannya karena ngorokku kenceng banget, keganggu dia,” ujarnya saat berada di Ruang Tunggu Pengadilan Agama Kelas 1A Surabaya.

Dilempar pisau begitu, tentu saja Donwori kaget. Untungnya, pisau yang dilempar tak sampai mengenai dirinya namun tepat di tembok samping Donwori tidur.

“Ya siapa yang gak kaget enak-enak tidur tiba-tiba ada suara benda keras jatuh, rupanya pisau lagi,” imbuhnya.

Karin yang saat itu berada di samping Donwori dan melihat kejadian itu hanya bisa menangis. Rupanya sudah puluhan kali Karin meyakinkan Donwori untuk terus bersabar, barangkali setelah beberapa saat sikap mertuanya bisa berubah.

“Aku gak terima, saat itu juga aku pamit ke dia, hubungan pernikahan ini gak bisa dilanjutkan,” ucapnya bercerita.

Donwori mengaku, sejak awal pernikahan, mertuanya tak pernah merestui hubungan pernikahannya. Alasannya klasik, Donwori tak memenuhi kriteria mantu idaman mertua. Selama dua tahun menikah, dirinya hanya jadi sasaran kemarahan mertua.

“Aku ini apa sih, cuma guru honorer, ,” jelas warga Sawahan ini.

Sementara Karin, yang bingung memilih antara suami dan orang tuanya hanya bisa pasrah. Sampai berkas perceraian benar-benar masuk di meja hijau. (sb/is/jek/JPR)

Respon Anda?

komentar