Iklan
Pilwako Tanjungpinang

batampos.co.id – Kerja Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Tanjungpinang tidak berhenti sampai pemungutan suara. Pengawasan yang ketat dan komprehensif tetap dilakukan sampai proses rekapitulasi suara.

Iklan

Komisioner Panwaslu Tanjungpinang Mohamad Zaini mengatakan, fokus pengawasan pada penghitungan suara meliputi kesesuaian prosedur penghitungan, integritas, netralitas dan ketepatan pengitungan suara. “Serta salinan C1 atau sertifikat hasil penghitungan perolehan suara yang benar dan akurat,” jelasnya, kemarin.

Pada tahap ini, potensi masalah yang harus diantisipasi, sambung Zaini, adalah memastikan suara sah dan tidak sah. Ketidakakuratan dalam penghitungan suara, ketidakcermatan KPPS dalam membuat salinan C1, potensi KPPS tidak memberikan salinan C1 ke saksi hinga PPL. Termasuk pengawasan pergerakan kotak suara yang dalam kondisi disegel, pengirimannya yang dalam pantauan pengamanan.

Sebagai upaya pencegahan, akan dilakukan rekapitulasi salinan C1 di seluruh TPS oleh PPL, lalu hasilnya dikirimkan ke Panwascam, Panwaslu, dan dilaporkan ke Bawaslu. “Sehingga akurasi hasil perolehan suara tetap terjaga,” kata Zaini.

Selain memberikan alat kerja dan kalender pengawasan, Zaini menjelaskan, Bawaslu RI telah menyiapkan Sistem Pelaporan Online Pilkada 2018 (SISLO). Untuk melaporkan hasil perolehan suara dan hasil pengawasan bisa langsung diunggah pada hari H, secara berjenjang mulai dari 317 Pengawas TPS, PPL, Panwacam, Panwaslu.

Sehingga Bawaslu akan langsung mengetahui hasil perolehan suara berdasakan C1 dan berbagai pelanggaran di lapangan. “Maka jika ada potensi kekeliruan atau manipulasi suara, dan pelanggaran akan mudah diketahui,” pungkas Zaini.(aya)