batampos.co.id – Dinas Tenaga Kerja dan Perin­dus­trian Karimun, kembali membuka kesempatan kepada putra putri Kabupaten Karimun untuk me­ngikuti pelatihan yang diadakan oleh Balai Be­sar Pengembangan Latihan Kerja (BBPLK) di Be­kasi. Pelatihan dibuka untuk jurusan jurusan IT Software for Bissness Solution, Client Server Programming, Web Developer dan Digital Animato­r. ­

”Alhamdulillah, kami sudah membuka lowongan untuk mengikuti pelatihan di BBPLK Bekasi usai Lebaran nanti. Ini peluang bagi masyarakat Karimun yang baru lulus sekolah bisa mengikuti pelatihan selama kurang lebih 1,5 bulan,” terang Kabid Pelatihan dan Produktivitas Tenaga Kerja Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Karimun Harlita, Rabu (6/6).

Dikatakannya, baru BBPLK Semarang yang suda­h selesai seleksi tes dan terpilih 16 orang yang si­ap diberangkatkan. Sedangkan untuk BBPLK Medan baru selesai seleksi tes dan wawancara yang berjumlah keseluruhan 45 orang. Namun, jumlah kuotanya belum bisa dipastikan dari pihak BBPLK Medan yang meliputi dua kategori yaitu Pariwisata dan Bangunan.

Untuk Pariwisata dapat dibagi menjadi tiga jurusan yaitu Commercial Cookery, Front Officer Agent, Tour Guide. Kemudian, untuk Bangunan ada empat jurusan tukang finishing teknik oles, tukang finishing teknik semprot, estimator bangunan gedung dan draffer arsitektur.

”Peserta rata-rata lulusan SMA/sederajat. Silakan mendaftar ke kantor Disnaker untuk mengikuti pelatihan oleh BBPLK secara gratis dan mendapatkan sertifikat nantinya,” ungkapnya.

Kabupaten Karimun mendapatkan kuota pelatihan dari lima BBPLK yang ada di Indonesia. Sehingga kesempatan bagi warga yang baru lulus dan tidak melanjutkan ke perguruan tinggi dapat mengikuti pelatihan yang berstandar nasional.

”Kalau kita (Pemkab Karimun, red) menyelenggarakan cukup besar juga biayanya, satu orang bisa mencapai Rp 9 juta. Nah, ini kesempatan dari BBPLK untuk mengikuti pelatihan secara gratis, kita hanya sebagai fasilitator saja,” tuturnya.
Untuk BBPLK Serang dan Bandung akan dilaksanakan seleksi pada bulan Juli dan Agustus nanti, masih menunggu jenis pelatihan yang akan diikuti nanti.(tri)

Respon Anda?

komentar