ilustrasi

batampos.co.id – Satu perusahaan asal Tiongkok akan berinvestasi di Batam. Beroperasi di bilangan Tanjunguncang perusahaan tersebut ditargetkan akan mulai beroperasi Juli tahun 2019 mendatang.

Wakil Wali Kota Batam Amsakar Achmad mengatakan, nilai investasi perusahaan tersebut mencapai Rp 700 miliar dan menyerap tenaga kerja dari 300 sampai 500 pekerja pada operasional awal.

“Tahap awal akan dibangun di atas 8 hektar lahan dari total rencana seluas 20 miliar,” ucap Amsakar, kemarin.

Ia mengatakan, Pemko Batam menyambut positif investasi perusahaan yang bergerak di pengolahan kardus tersebut. Dalam operasionalisasinya, bahan baku perusahaan kelak akan didatangkand ari daerah lain dan sebagiannya dari Batam sendiri.

“Mereka melakukan Recycle Karton. Industri ini tak masuk kategori yang limbah berbahaya, maka kami support 100 persen,” kata Amsakar.

Sementara itu, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM PTSP) Kota Batam Gustian Riau menyampaikan, perusahaan yang dimaksud telah menemui pihaknya untuk meminta penjelasan terkait perizinan. Ia menyampiakan, Pemko Batam berkomitmen untuk membantu dan memudahkan segala perizinan di Pemko Batam terkait investasi.

“Mereka sudah pasti berinvestasi di Batam,” katanya.

Ia mengatakan, investor tersebut memilih Batam karena Batam memiliki jalur dan tempat yang startegis bagi kegiatan investasi dibanding daerah lain. Kelak hasil produksi akan direncanakana diekspor, tetapi kalau pangsa pasar memungkinkan akan tidak akan diekspor.

“Dasar kemudahan dan lokasi bagus membuat mereka memilih Batam, kalau di luar Batam berat diongkos,” pungkas Gustian. (iza)

Advertisement
loading...