Seorang pengendara sepeda motor melintas di ruas jalan yang rusak.
F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Warga dan pengguna jalan di jalan Brigjen Katamso Tanjunguncang, Batuaji keluhkan kondisi jalan yang becek dan berlumpur di depan lapangan sepak bola Tanjunguncang.

Lumpur dan becek tersebut berasal dari aktifitas pemotongan bukit di samping lapangan sepak bola. Kendaraan proyek yang hilir mudik lewat jalan utama menumpahkan tanah di sepanjang jalan. Tumpahan tanah itu disiram pakai mobil tanki sehingga jalan jadi becek dan berlumpur.

Ramli, warga perumahan Putera Jaya Tanjunguncang menuturkan, kondisi jalan yang kurang bersahabat itu sudah berlangsung sejak sebulan belakangan ini. Warga sudah komplain namun tanggapan pihak proyek hanya sebatas menyirami jalan agar tidak berdebuh.

“Siraman itu buat jalan jadi becek. Harusnya mereka bersihkan bukannya siram seperti ini. Boleh kerja asalkan tanggungjawab dengan lingkungan. Jangan seperti ini. Yang untung perusahaan kami warga yang kena dampaknya,” kata Ramli.

Akibat jalan berlumpur itu, pengguna jalan jadi tak nyaman. Banyak pengendara roda dua yang jatuh karena jalan yang licin itu.

“Sudah banyak yang jatuh. Tadi pagi bapak-bapak bonceng anaknya. Hilang kendali karena lumpur persis ditikungan,” kata Ramli.

Ketua RW 22 kelurahan Tanjunguncang Sofyan mengkui, adanya persoalan itu. Tidak sedikit warga yang protes dan berharap agar segera ditindak lanjuti instansi pemerintah terkait.

“Sudah kami sampaikan ke kelurahan tapi belum ditindak lanjut. Padahal ini sangat mengganggu. Banyak warga yang protes,” kata Sofyan.

Pantuan Batam Pos di lapangan, aktifitas pemotongan bukit masih terus berjalan sepanjang hari kemarin. Belasan truk beroda 10 hilir mudik di sepanjang jalan menuju kawasan industri galangan kapal tersebut. Kondisi jalan cukup memprihatinkan sebab becek, berlumpur dan licin. (eja)

Advertisement
loading...