ilustrasi

batampos.co.id – Lima hari menjelang lebaran Idul Fitri 1439 H, transaksi jual beli emas meningkat 30 persen. Sejumlah toko emas yang berada di Batuaji mengaku kebanjiran pelanggan hingga dua kali lipat.

Iklan

Seperti yang terlihat di Toko emas Pasar Fanindo Batuaji. Sejumlah pemilik toko emas mengaku, pembelian perhiasan emas jelang lebaran naik secara signifikan. Selain karena lebaran, meningkatnya transaksi penjualan emas juga disebabkan harga emas yang stabil.

“Sudah tradisi setiap lebaran, kami kebanjiran pembeli,” kata Antony, salah seorang penjual emas.

Menurut dia, meningkatnya pembelian emas, seiring dengan jelang akhir bulan sehingga masyarakat yang memanfaatkan kesempatan untuk membeli emas. Mereka menjelaskan, sebagian besar transaksi tersebut merupakan penjualan emas ke konsumen.

“Pokoknya jelang Lebaran, toko emas diserbu pembeli,” tutur dia.

Seorang warga Sagulung Baru, Anita mengatakan sengaja membeli emas muda untuk keperluan Hari Raya Idul Fitri. Ia mengaku membeli emas muda seberat sepuluh gram berupa anting dan kalung.

“Kalau saya sih setiap tahun terima THR dari kantor beli emas. Bukan untuk gaya-gayaan sih. Tapi memang ini tradisi kami,” sebut Anita.

Hal senada juga dikatakan Dewi, ia sengaja ingin membeli emas untuk dipakai saat hari Lebaran.

“Ya sekarang beli, dipakai Lebaran, nanti kalau uang habis bisa jual lagi,” ungkap Dewi.

Sementara itu, karyawan toko emas di Pasar Fanindo Ismet menyebutkan, perhiasan emas berbentuk cincin dan anting lebih banyak dicari dan dibeli oleh pembeli. Saat ini penjualannya mencapai dua kali lipat dibanding hari biasa.

“Kalau emasnya merata sih. Ada emas 24 karat ada juga yang 22 karat,” jelas dia. (rng)