batampos.co.id – Pemilik akun facebook bernama Idel Putra Jaya beberapa hari terakhir sangat santer dibicarakan di media sosial (medsos) di Natuna. Penyebabnya, mahasiswa Umrah Tanjungpinang ini membuat komentar mengkritisi program pemerintah daerah di akun sosial resminya.

Akibatnya, pemilik akun facebook Idel Putra Jaya pun dilaporkan Kepala Dinas Kominfo Pemkab Natuna Raja Darmika, di Polres Natuna, Sabtu (9/6). Komentar di media sosial dinilai telah mencemari nama baik dan penghinaan.

Kasat Reskrim polres Natuna AKP Edi Wiyanto membenarkan laporan polisi tersebut, namun laporan baru masih sebatas keterangan dari pelapor. Sementara dari terlapor belum dimintai keterangan.

“Baru laporan keterangan pelapornya Raja Darmika. Laporan polisi sudah diterima,” sebut Wiyanto.

Kepala Dinas Kominfo Pemkab Natuna Raja Darmika mengatakan, laporan polisi terhadap akun Facebook Idel Putra Jaya adalah sesuai arahan Bupati Natuna Abdul Hamid Rizal untuk menganalisa pemberitaan tentang Pemkab Natuna di medsos.

“Saya berkesimpulan dia (Idel,red) tidak ada itikat baik untuk minta maaf. Saya simpulkan untuk dilaporkan untuk jadi pembelajaran kita bersama, dan saya juga sudah temui ketua DPRD Yusripandi untuk lanjutkan ke polisi,” kata Darmika kemarin.

Sebelum dilaporkan kata Darmika, pihaknya sudah memberikan peringatan, namun tidak diindahkan.

Laporan polisi tersebut dimula dari komentar di media sosial terkait pemberitaan pelaksanaan pariwisata, penyambutan kunjungan kapal yacht di pantai Tanjung. Dan disambut dengan kegiatan penampilan cara mengupas kelapa dan mamarut kelapa secara tradisional kepada turis asing.

Kegiatan tersebut dikomentari Idel Putra jaya, “harusnya isi kepala si dungu itu yang dikupas, biar keluar integritas pikiran yang konsep terbaik. Bukan kupas kelapa yang keluar cuma APBD lalu menghasilkan defisit. Apa gak sinting tu eksekutif dan legislatif ?” ciut Idel.

“Cuitan Idel ini adalah menyatakan dungu dan sinting ditujukan kepada Pemkab Natuna. Maka saya bagian dari eksekutif sudah meminta mencabut kata katanya, tapi tidak diindahkan,” ujar Darmika.

Meski tudingan terhadap Idel Putra Jaya telah mencemari nama baik dan penghinaan, kini laporan polisi pun menjadi bahan perbincangan di media sosial. Ada yang pro pemerintah dan ada sebagian besar mendukung Idel.

Bahkan salah warga Natuna menilai, cuitan Idel adalah pelampiasan kekecewaan dari kebijakan pemerintah terhadap masyarakat saat ini.(arn)

Respon Anda?

komentar