Sejumlah outle oleh oleh berderet yang disediakan oleh pihak Bandara Hang Nadim Batam, Senin (11/6). Keberadaan Outlet ini bisa membantu calon penumpang yang mencari oleh-oleh sebelum melakukan penerbangan. F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Badan Pengusahaan (BP) Batam akan merombak terminal penumpang Bandar Udara Hang Nadim pada tahun ini. BP bekerjasama dengan PT Leyon Global Frontier (LGF) untuk melakukannya. Langkah awal perombakan adalah dengan menata konter-konter UMKM di ruang tunggu lantai dua.

Direktur Badan Usaha Bandar Udara (BUBU) Hang Nadim Suwarso mengatakan pihaknya memang sedang berbenah karena ingin mengubah wajah Hang Nadim menjadi lebih baik.

“Kita memang sedang berbenah. Ada terminal dan ruang tunggu penumpang. Kita mengubah wajah saat ini agar lebih baik, karena ada yang tidak pada tempatnya,” ungkap Suwarso.

Menurutnya, ruang tunggu penumpang ditata menjadi lebih baik dan besar dengan ukuran bervariasi. Kondisi ini dibenahi sesuai dengan arahan Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Lukita Dinarsyah Tuwo.

“Karena ada penyempitan. Makanya arahan kepala BP ini dibenahi. Mau tidak mau kita bongkar semua ini nanti,” jelasnya.

Ruang tunggu yang akan ditata sepanjang 160 meter. Konter UMKM didalam juga ditata.

PT LGF nantinya yang akan membangun dan mengelola, sesuai konsep pembangunan dari BP Batam.

“Mereka yang akan membangun dan mengelola. Konsep dari kita dan mereka yang membiayai pengerjaan. Kita mengadakan sayembara. Ada 3 konsep pengelolan yang masuk dan dipresentasi dan ditentukan satu itu pemenang,” jelasnya.
?
Perombakan dilakukan agar standar bandara internasional terpenuhi. Konter-konter produk UMKM akan ditata lebih baik lagi, namun tidak dihilangkan. Alasannya, konter produk itu harus tetap ada untuk membantu penumpang, mendapat produk dalam dan luar negeri.

“Yang dekat Gate dibenahi, dengan desain dari LGF tadi. Jadi, nanti depanjang 160 meter dekat ruang tunggu, akan berisi konter produk dalam dan luar negeri,” sambungnya.

Gerai itu diharapkan akan membantu produk kuliner dalam negeri juga. “Nanti seperti yang ingin produk kuliner dari Padang, Djogja, Bandung dan lainnya, sudah bisa dibeli disini. Jadi, ini aan memuat bandar lebih hidup,” harap Suwarso.

Selain itu, penataan juga akan membuat pengguna jasa di Bandara Hang Nadim nyaman dan tidak komplain.

“Sekarang mulai ditata dan sudah banyak yang mengajuan untuk buka konter. Padahal baru kita mulai benahi dua hari. Sekarang sudah ada 68 stand dan akan ditambah 15 stand,” pungkasnya.(leo)

Respon Anda?

komentar