Calon penumpang antri saat akan melakukan check-in di konter maskapai penerbangna di Bandara Hang Nadim Batam, Minggu (11/6).Lonjakan arus mudik penumpang di bandara di perkirakan mengalami peningkatan hingga hari Raya Idul Fitri. F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Arus mudik Lebaran melalui Bandara Hang Nadim Batam masih tinggi. Hingga H-4 Idul Fitri atau Selasa (12/6) kemarin, pihak Hang Nadim mencatat sudah ada 49.178 orang yang mudik melalui bandara internasional tersebut.

“Lebih banyak yang berangkat daripada yang datang,” kata Direktur Badan Usaha Bandar Udara Hang Nadim Batam, Suwarso, Selasa (12/6).

Suwarso mengatakan, padatnya arus mudik melalui Hang Nadim masih akan berlanjut hingga H-3 Lebaran, atau Rabu (13/6) hari ini.

“H-3 diperkirakan ada 10 ribu pemudik lagi,” katanya.

Untuk memaksimalkan pelayanan bagi pemudik, beberapa posko didirikan di bandara. Selain posko pelayanan, kata Suwarso, juga ada posko pengamanan yang melibatkan berbagai instansi.

“Setiap SCP (Security Check Point, red) kami tempatkan 10 orang petugas. Lalu setiap sudut bandara ada petugas yang siap memberikan informasi kepada pemudik,” ujarnya.

Sementara itu GM ASDP Indonesia Ferry Pelabuhan Telaga Punggur, Anis Adinizam, menuturkan belum bisa merekap jumlah keseluruhan pemudik yang berangkat menggunakan Kapal Roro. Namun ia memastikan sudah ada ribuan warga Batam yang mudik dengan kapal Roro.

“Karena sekali berangkat itu bisa mengangkut 350 orang dan 25 kendaraan,” ucap Aniz.

Agar memberikan pelayanan maksimal, Anis telah menginstruksikan ke jajarannya untuk tidak mengambil cuti selama arus mudik berlangsung.

“Hingga akhir musim mudik ini, semua petugas kami tetap masuk dan berjaga mengawasi arus mudik,” ungkapnya.

Sementara untuk arus silaturahmi Batam ke Bintan dan sebaliknya, Anis mengatakan baru terjadi lonjakannya saat hari pertama atau kedua Lebaran. “Saat itu baru banyak orang menyeberang dari Telagapunggur ke Tanjunguban. Kalau sekarang masih normal,” tuturnya.

Hal yang senada diucapkan oleh Syahbandar Pelabuhan Sekupang, Komaruddin.

“Pas hari H biasanya ramai, arus di pelabuhan domestik baru meningkat,” ujarnya singkat.

Sementara arus penumpang di sejumlah pelabuhan feri internasional di Batam juga mulai meningkat. Namun puncak arus mudik diperkirakan akan terjadi pada H-1 atau Kamis (14/6) besok.

Petugas Imigrasi Batam sedang melakukan chop paspor penumpang kapal dari Malaysia saat tiba di Pelabuhan Internasional Batamcenter, Selasa (12/6). F Cecep Mulyana/Batam Pos

Kabid Komunikasi dan Sarana Informasi Keimigrasian (Lalintuskim) Imigrasi Kelas 1 Batam, Iriwanto Suhaili, mengatakan jumlah penumpang di tujuh pelabuhan feri internasional Batam, termasuk Batamcenter, meski terjadi lonjakan, arus penumpang masih terbilang stabil.

“Jumlah penumpang per hari saat ini masih berkisar 6.000-8.000 penumpang,” terang Iriwanto di Pelabuhan Internasional Batam Center, kemarin.

Disinggung mengenai lonjakan penumpang yang hendak mudik, terutama tenaga kerja Indonesia (TKI) yang bekerja di Malaysia dan Singapura, Iriwanto mengaku tak punya data. Petugas tak bisa membedakan mana penumpang umum dan mana TKI. Namun, ia tak membantah jika jumlah TKI yang datang lebih banyak dibandingkan hari biasa.

“Kalau dibanding biasa memang meningkat. Namun kami tak bisa memastikan itu TKI atau hanya pelancong. Untuk penumpang dari Malaysia memang lebih banyak dibandingkan hari biasa,” jelasnya.

Sementara Kepala Unit Pemeriksaan Imigrasi Batam Center, Khairil Mirza, mengatakan Pelabuhan Feri Internasional Batam Center memiliki 24 konter cop paspor. Sebanyak 12 berada di pintu keberangkatan dan 12 di terminal kedatangan.

“Untuk petugas kami cukup, semua standby apalagi saat peak season atau ramai. Semua sistem kami sudah terpasang dengan baik,” kata Mirza. (ska/she)

Respon Anda?

komentar