Kapal Bukit Raya. foto : batampos

batampos.co.id – Arus mudik lebaran terlihat padat sejak H-7 lebaran hingga sekarang. Kapal fery Tanjungpinang-Anambas terus dipenuhi penumpang baik itu yang naik maupun yang turun di pelabuhan Tarempa maupun di pelabuhan Letung.

Penjual tiket di pelabuhan Letung Herman, menjelaskan, selama seminggu terakhir ini banyak sekali pemesanan tiket. “Untuk pemesanan tiket keberangkatan tanggal 12/6 mendatang tujuan Anambas sudah penuh, yang masih ada tujuan Batam,” ungkapnya Senin (11/6).

Ia juga mengatakan, pihaknya juga mengalami kewalahan melayani para pemudik, namun pihaknya juga merasa diuntungkan karena tiket yang dijual habis. Ketika ditanya ketersedian tiket yang tersedia saat ini, ia menjawab sudah tidak ada lagi, sebab pemesan tiket yang akan berangkat pada hari Selasa (besok) satu minggu sebelum jadwal keberangkatan sudah dipesan oleh calon penumpang.

“Ya cukup kewalahan pak, tapi alhamduliah masih bisa mengakomodir para pemudik yang membutuhkan,” ujarnya.

Tambah dia, saat ini hingga H-2 masih melayani penumpang, tapi katanya, pada satu H-1 hari raya mendatang kapal fery tidak beroperasi. Yang jelas bukan karena keadaan gelombang namun dirinya tidak menyebutkan dengan pasti.

“Keadaan cuaca atau gelombang laut saat ini masih bisa dikatakan aman,” ungkapnya lagi.

Salah seorang calon penumpang tujuan Letung – Tanjungpinang Gunawan, mengungkapkan, dirinya lebih memilih kapal fery rute Anambas ke Batam, sebab kapal fery rute Tanjungpinang tiketnya sudah penuh dan tidak ingin berdesakan didalam kapal. Ia juga heran, kemarin para pemilik kapal berani mengambil resiko untuk mengisi penumpang melibihi kapasitas kapal.

Saat ini masih bernasib baik belum ada kejadian yang tidak diinginkan. Oleh sebab itu ia selaku warga Anambas meminta kepada Pemerintah untuk mengadakan kapal cepat yang lebih memiliki kapasitas yang lebih besar lagi.

Pantauan di lapangan, setelah kapal pelni bukit raya kandas di Natuna, penumpang asal Anambas tidak ada pilihan lain. Mereka harus memanfaatkan kapal fery Anambas-Tanjungpinang atau Anambas Batam. Bagi yang mampu sebagian dari mereka menggunakan jalur udara yakni dengan penerbangan express air dengan harga tiket mencapai Rp 1,2 juta.

Karena tidak ada bukit raya maka dipastikan sebagian besar memanfaatkan kapal fery. Sehingga terjadi lonjakan penumpang. (sya)

Respon Anda?

komentar