Kapolda Kepri Irjen Pol Didid Widjanardi bersama Gubernur Kepri Nurdin Basirun, Walikota Batam Muhammad rudi dan Muspida memeriksa pasukan saat apel gelar pasukan pengamanan Idul fitri di Dataran Engku Putri Batamcenter, Rabu (6/6). F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Kapolda Kepri Irjen Pol Didid Widjanardi menyatakan kesiapannya mengamankan pawai Idul Fitri serta pelaksanaan sholat ied yang digelar di beberapa lapangan serta di 411 Masjid se Kota Batam.

“Menjelang Idul Fitri, kami juga mengamankan tempat pusat-pusat perbelanjaan. Dari pantauan kami sejauh ini, animo masyarakat cukup tinggi untuk berbelanja di beberapa pusat perbelanjaan,” kata Irjen Pol Didid Widjanardi, Selasa (12/6).

Didid menuturkan di 31 titik pusat perbelanjaan se Batam, Polda Kepri beserta jajarannya telah menyiagakan personel kepolisian. Baik dari polisi berbaju preman maupun dari Brimob serta Jihandak.

“Saya senang melihat masyarakat banyak ke pusat-pusat perbelanjaan, berarti kecemasan akan terorisme sudah hilang,” ungkapnya.

Sejauh ini, menurut Didid situasi aman dan kondusif. Selain itu arus lalu lintas juga lancar tanpa ada hambatan.

Demi melihat kesiapan anggotanya di pos pengamanan dan pelayanan yang disebar di beberapa titik di Batam, Didid melakukan pengecekan langsung, Senin (11/6) malam lalu. Beserta dengan pejabat utama serta Kapolresta Barelang, Didid melihat kesiapan anggotanya di lapangan.

“Se Kepri itu, ada sebanyak 1.676 personel kami turunkan. Di dalamnya terdapat 656 personel dari instansi lainnya,” ucapnya.

Dengan ribuan personel yang disebar di berbagai titik pintu keluar dan masuk ke Kepri, serta pusat-pusat perbelanjaan dan ibadah. Didid menjamin keamanan perayaan Idul Fitri tahun ini.

“Secara umum kondisi berlangsung aman dan kondusif,” ujarnya.

Sementara itu Kapolresta Barelang Kombes Pol Hengki juga menyatakan kesiapannya menjamin keamanan di Kepri. “Saat pawai, sholet ied maupun saat arus silaturhim,” ungkapnya.

Ia mengatakan Polresta Barelang menurunkan sebanyak 600 personel, untuk pengamanan rumah ibadah, 4 pos pengamanan, 3 pos pelayanan, pusat-pusat perbelanjaan se Batam.

“Pawai 14 Juni yang dibuka Walikota itu, di setiap titik pelaksanaan pawai sudah ditempatkan personel polisi,” tuturnya. (ska)

Respon Anda?

komentar