Petugas Imigrasi Batam sedang melakukan chop paspor penumpang kapal dari Malaysia saat tiba di Pelabuhan Internasional Batamcenter, Selasa (12/6). F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Memasuki H-3 lebaran idul fitri jumlah penumpang di Pelabuhan Ferry Internasional Batamcenter masih stabil, Selasa (12/6). Lonjakan penumpang diperkirakan terjadi mulai H-1 lebaran alias hari ini.

Pantauan Batam Pos, ratusan orang penumpang terlihat hilir mudik di lobi Pelabuhan Internasional kawasan Batamcenter tersebut. Meski tabil, terjadi lonjakan penumpang dibandingkan hari biasa.

Kabid Komunikasi dan Sarana Informasi Keimigrasian (Lalintuskim) Imigrasi Kelas 1 Batam, Iriwanto Suhaili mengatakan jumlah penumpang di tujuh pelabuhan Internasional Batam, termasuk Batamcenter bisa dikatakan stabil. Pihaknya belum melihat lonjakan signifikan dari penumpang, baik dari keberangkatan maupun kedatangan.

“Semua pelabuhan Internasional, termasuk Kargo stabil. Jumlah penumpang perharinya saat ini masih berkisar 6.000-8.000 penumpang,” terang Iriwanto di Pelabuhan Internasional Batamcenter, kemarin.

Disinggung mengenai lonjakan penumpang yang hendak mudik, terutama tenaga kerja Indonesia (TKI) yang bekerja di Malaysia dan Singapura, Iriwanto mengaku tak punya data.

Petugas tak bisa membedakan mana penumpang umum dan mana TKI.
Namun, ia tak membantah jika jumlah TKI yang datang (hendak mudik, red) lebih banyak dibandingkan hari biasa.

“Kalau dibanding biasa memang meningkat. Namun kami tak bisa memastikan itu TKI atau hanya pelancong. Untuk penumpang dari Malaysia memang lebih banyak dibandingkan hari biasa,” jelasnya.

Menurutnya, lonjakan penumpang baik yang berangkat dan datang diperkirakan terjadi mulai H-1 lebaran. Jumlah penumpang pun diperkirakan akan lebih dari 12 ribu orang.

Sementara Kepala Unit Pemeriksaan Imigrasi Batamcenter, Khairil Mirza mengatakan Pelabuhan Internasional Batamcenter memiliki 24 konter cap paspor. Sebanyak 12 berada dikeberangkatan dan 12 di kedatangan. Jika penumpang tak terlalu ramai, maka petugas yang standby hanya di 10 konter. Namun jika ramai, dua konter yang baru pun akan beroperasi.

“Untuk petugas kami cukup, semua standby apalagi saar fix season atau ramai. Semua sistem kami sudah terpasang dengan baik,’ pungkas Mirza ditempat yang sama. (she)

Respon Anda?

komentar