Iklan
ilustrasi

batampos.co.id – Sentra khusus pertanian tengah dipersiapkan di Pulau Subang Mas dan Pulau Kenon.

Iklan

Khusus di Pulau Subang Mas, kini sudah memasuki tahap pengukuran lahan, sementara di pulau Kenon akan diukur tahun 2019 mendatang.

“Kami ukur persilnya, nanti akan ketahuan si A atau si B berapa luas lahannya,” kata Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Batam Mardanis, Senin (18/6) pagi.

Ia menyampaikan pada 2019 mendatang juga pihaknya akan langsung mensosialisasikan hasil pengukuran pada warga. Pengukuran ini dimaksudkan selain untuk melakukan pemetaan juga untung menimbang berapa yang dana yang dipersiapkan untuk pembebasan lahan yang direncanakan tahun 2020 mendatang.

“Nanti pihak ketiga akan menghitung (ganti rugi). Penentuan harga akan ditentukan pemerintah, melalui SK akan ada harga per meternya,” terang mantan Kepada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Batam ini.

Sejatinya, rencana pulau khusus pertanian ini sudah lama direncakanan Pemko Batam. Ditanya apa kendala sehingga tak kunjung terealisasi, Mardanis menegaskan tidak ada kendala, hanya saja persiapan memang melewati persiapan yang matang.

“Butuh waktu, tak bisa sekaligus,” imbuhnya.

Ia mengatakan, sejauh ini pihaknya telah melewati berbagai tahapan termasuk kajian kelayakan tanah untuk pertanian hingga mengukur pulau secara umum. “Makanya tak bisa langsung jadi, layak atau tidak harus dipertimbangkan dulu,” tambahnya.

Ke depan, jika pembebasan lahan lancar, pihaknya akan membhas kembali peruntukan detil mana titik yang akan jadi sentra pertanian dan peternakan. “Kalau gambaran kasarnya sudah ada, mana-mana saja lokasi pertanian dan peternakan, tapi memang harus dibicarakan lagi,” pungkasnya. (iza)