Pilwako Tanjungpinang

batampos.co.id – Pasangan calon (paslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tanjungpinang Syahrul-Rahma dan pasangan Lis-Maya enggan menggunakan lapangan Pamedan sebagai tempat untuk rapat umum alias kampanye umum pada pilkada tahun ini. Mereka lebih memilih kampanye tatap muka langsung ke calon pemilih. Seperti diketahui pasangan nomor urut dua Lis-Maya mendapatkan jadwal rapat umum 20 Juni.

Sedangkan pasangan nomor urut satu Syahrul Rahma dijadwalkan tanggal 21 Juni 2018.
“Sampai satu hari sebelum pelaksanaan acara, kedua paslon tidak melaporkan kegiatan rapat umum. Artinya kami menganggap paslon tidak menggunakan. Seharusnya H-3 mereka harus melaporkan,” kata Ketua KPU Tanjungpinang Robby Patria, kemarin.

Dikatakannya, bisa saja paslon lebih fokus menghadapi debat putaran terakhir sehingga tidak menggunakan rapat umum untuk kampanye terbuka seperti pilkada sebelumnya. Selama ini, kata Robby, kedua paslon lebih banyak melakukan dialog tatap muka dengan warga sekaligus menyebarkan bahan kampanye.

Model seperti itu bisa jadi dianggap lebih baik daripada mengerahkan massa dalam jumlah besar, namun tidak bisa fokus menyampaikan visi dan misi kalau mereka terpilih jadi kepala daerah. “KPU hanya memfasilitasi saja Lapangan Pamedan untuk rapat umum. Jika paslon tidak menggunakan, maka itu bukan masalah. Artinya salah satu ragam kampanye tidak dimanfaatkan oleh paslon,” ujar Robby.

Menurut dia, selama ini KPU sudah melaksanakan kewajiban sebagai penyelenggara pemilihan kepala daerah. Di antaranya mencetak bahan kampanye, alat peraga kampanye, membuat debat publik tiga kali, sosialisasi kepada masyarakat Tanjungpinang, dan kegiatan lainnya yang dapat menambah pengetahuan pemilih. ”Sekarang masyarakat telah banyak yang tahu 27 Juni itu pilkada Tanjungpinang. Kami harapkan warga yang memiliki hak pilih dapat memberikan hak pilihnya,” kata Robby.

Target KPU Tanjungpinang, partisipasi pemilih bisa melebihi 77,5 persen. Robby optimistis target itu terpenuhi. “Mudah mudahan target tersebut dapat tercapai dengan banyaknya ragam sosialisasi yang sudah dilakukan KPU,” pungkasnya.(aya)

Advertisement
loading...