batampos.co.id – Tim cabor renang (cabor) Kota Batam yang dipersiapkan untuk gelaran Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) yang digelar 20-28 Juli mendatang segera memasuki pemusatan latihan (TC). Popda yang sedianya digelar di Lingga nanti akan menjadi pemanasan bagi atlet renang Kota Batam untuk berlaga di ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov).

Iklan

Diungkapkan oleh Sekretaris Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PRSI) Kota Batam Helmy Destra jika beberapa atlet renang sudah memulai berlatih kembali paska libur lebaran. Hanya saja menurutnya belum semua atlet mulai berlatih.

“Beberapa atlet memang telah mulai berlatih kembali. Ini memang dikarenakan libur lebaran dan sekolah. Perkiraannya pekan depan sudah mulai berlatih kembali,” terang Helmy, Jumat (22/6).

Menurut Helmy, atlet renang Kota Batam yang mulai berlatih kembali ini tengah mengembalikan kondisi fisik dan skill di klub masing-masing. “Memang hingga saat ini atlet renang yang akan berlaga di ajang Popda berlatih di bawah asuhan klub masing-masing. Belum menjalani pemusatan latihan terpadu,” ungkapnya.

“Nanti memang akan diselenggarakan pemusatan latihan. Mungkin akan digelar di awal Juli. nantinya akan kita drill atlet renang Kota Batam yang akan berlaga di Popda guna meraih hasil maksimal,” paparnya.

Tak cuma itu, Helmy juga menerangkan jika sebanyak 12 atlet akan terjun di ajang Popda. “Kota Batam akan menurunkan enam atlet putra dan enam atlet putri di ajang Popda,” tuturnya.

“Mereka akan terjun di 24 nomor yang diperlombakan. Seperti biasa, sama dengan penyelenggaraan sebelum nya, cabor renang mendapat target juara umum dalam ajang Popda,” ungkap Helmy.

Cabor renang memang menjadi salah satu cabor unggulan Kota Batam dalam meraih medali. Tak hanya di tingkat kejuaraan pelajar, di tingkat provinsi cabor renang kerap menjadi andalam dalam meraup medali.

“Karenanya di tahun 2018 ini kami mencanangkan beberapa program yang bisa membina dan meningkatkan baik itu kemampuan maupun prestasi atlet renang Kota Batam,” paparnya.

Salah satu atlet renang putri tengah berlaga dalam Porkot V Batam di kolam renang Sekolah Harapan Utama.
foto: batampos / ryan agung pambudi.

Sementara itu Ketua Umum PRSI Kota Batam M Al IChsan menegaskan jika peningkatan prestasi dan kemampuan atlet renang Kota Batam menjadi fokus utama pembinaan. Beberapa langkah dimulainya dengan meningkatkan mutu dan frekuensi kejuaraan.

“Di akhir 2018, kami menargetkan Kota Batam sudah memiliki tim renang inti dan cadangan. Nantinya tim ini akan kami kirim untuk berlatih secara rutin di Singapura untuk meningkatkan kemampuannya,” tegas Ichsan.

Bagi Ichsan, peningkatan skill dan prestasi adalah faktor utama untuk mengembangkan cabor renang. “keberadaan tim Kota Batam akan memudahkan dalam pencarian atlet yang akan mewakili Kota Batam alam beragam kejuaraan,” urainya.

“Selain itu keberadaan tim ini akan memancing motivasi bagi atlet renang Kota Batam untuk bersaing dan meningkatkan kemampuannya,” kata Ichsan.

Helmy menambahkan jika ini (tim renang Kota Batam, red) juga menjadi ajang regenerasi atlet renang. Tak hanya peningkatan kemampuan, tetapi menurut Helmy, akan membuat iklim persaingan terjaga.

“Selain itu, dengan meningkatkan frekuensi kejuaraan, baik itu antarklub, antarpelajar, akan membuat atlet renang semakin termotivasi dan terbiasa dalam bertanding. Ini membuat jam terbang atlet akan semakin meningkat,” tegasnya.

Tim inti renang Kota Batam, akan terdiri dari atlet-atlet yang lolos dalam seleksi yang diselenggarakan dalam kejuaraan. Menurut Helmy, anggota tim renang Kota Batam memang belum ditentukan jumlah dan orangnya.

“Nanti kami dari PRSI Kota Batam akan memilih atlet mana yang akan masuk menjadi anggota tim renang Kota BaTam. Dari beragam kejuaraan pasti akan terlihat atlet renang yang menonjol,” jelas Helmy.

Selain itu, terkait dengan gelaran Porprov, Helmy mengaku hingga saat ini belum ada panggilan dari Komite Olahraga nasional Indonesia (KONI) Kota Batam mengenai pembentukan skuad renang. “Belum ada undangan dari KONI mengenai pembentukan tim. Tapi untuk renang memang tidak sulit, karena sewaktu-waktu bisa,” terangnya.

“Untuk atlet yang berangkat ke Porprov adalah atlet yang meraih medali di ajang Pekan Olahraga Kota (Porkot) Batam 2016 silam. Semuanya sudah ada dan tinggal mengumpulkan mereka untuk menjalani TC,” ujarnya.

Helmy mengakui jika untuk atlet renang yang akan diterjunkan di Porprov beberapa adalah atlet renang yang turun di Popda. “Ya beberapa memang atlet renang yang terjun di Popda,” tuturnya.

“Ini malah bagus, artinya mereka masih panas usai berlaga di Popda, diteruskan dengan berlaga di Porprov. Kami mohon doa dan support dari masyarakat agar tim Kota Batam bisa meraih hasil maksimal di dua event tersebut,” pinta Helmy.(yan)