batampos.co.id – Kepala Seksi Penjagaan dan Penyelamatan KSOP Kelas II Tanjungbalai Karimun, Syahrinaldi mengimbau kepada nelayan di Karimun agar lebih berhati-hati dalam menjalankan aktivitasnya di laut. Sebab, saat ini intensitas turun hujan tinggi, disertai hembusan angin kencang dan petir.

Sesuai dengan informasi yang didapat dari BMKG Karimun memprediksi hingga akhir Juni ini curah hujan masih tinggi. Hingga saat ini untuk pelayaran wilayah Karimun ke berbagai tujuan masih beroperasi seperti biasa. Namun pihaknya tetap intens berkomunikasi ke para nakhoda kapal memantau kondisi dan situasi cuaca di laut.

”Tujuan Batam, Tanjungpinang, Selatpanjang maupun pulau di sekitar Karimun masih normal pelayarannya, meski tiaphari hujan deras mengguyur, rute tersebut masih layak digunakan berlayar, asalkan harus lebih meningkatkan kewaspadaannya untuk nakhoda,” terang Syahrinaldi.

Imbauan kepada nelayan agar lebih berhati-hati saat melaut juga dikatakan oleh Ketua Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Karimun, Amirullah. Faktor cuaca yang terus-menerus hujan deras ini memang mempengaruhi hasil nelayan dalam mencari ikan di laut jadi berkurang. Mereka berangkat melaut subuh dan pulang malam hari.

“Apabila cuaca di tengah laut tak memungkinkan untuk dilanjutkan melaut, lebih baik segera berlindung dengan bersandar ke pulau terdekat,” terang Amirullah.

Data yang didapat dari BMKG Karimun, suhu udara di pagi hari mencapai 27 hingga 32 derajat celcius. Sedangkan kelembaban udara di angka 70 sampai 95 persen dengan kecepatan angin mencapai sembilan kilometer per jam. (tri)

Respon Anda?

komentar