Proses evakuasi korban tenggelamnya KM Berkat Anugerah di Perairan Pulun, Lingga. (Istimewa)

batampos.co.id – Perubahan cuaca ke arah ekstrem karena munculnya awan Cumulonimbus diduga menjadi pemicu tenggelamnya KM Berkat Anugerah GT 20 tenggelam di Perairan Pulun, Kecamatan Daik, Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau (Kepri), Minggu (24/6).

Berdasarkan citra satelit cuaca pada Minggu kemarin, diperoleh informasi bahwa pada pukul 06.30 WIB hingga pukul 08.00 WIB menunjukkan adanya liputan awan Cumulonimbus. Kondisi tersebut berpotensi menghasilkan hujan lebat disertai petir dan angin kencang di wilayah Kabupaten Lingga.

Liputan awan Cumulonimbus yang meluas berpotensi menghasilkan angin kencang (gusty). Sehingga dapat menyebabkan peningkatan tinggi gelombang laut.

“Saat kapal yang memuat 13 penumpang, 10 ton kelapa, dan lima ton pisang ini berada di peraiaran Pulun, kondisi cuacanya tengah terjadi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat,” kata Kepala Seksi Data dan Informasi Badan Meteorologi Klimatologi Geofiksika (BMKG) Stasiun Meteorologi Klas I Hang Nadim Batam Suratman dalam keterangannya, Senin (25/6).

Sebelumnya, peringatan terhadap kondisi cuaca telah diinformasikan. Diperkirakan terjadi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang disertai petir dan angin kencang di wilayah Kepri. Di antaranya di Letung, Jemaja, Jemaja Timur, Singkep Barat, Singkep Selatan, Selayar, Senayang, Lingga dan sekitarnya.

Namun dari data analisis pada Minggu 24/6) kemarin, diperoleh informasi bahwa tinggi gelombang laut umumnya berkisar antara 0,1 sampai 0,5 meter di wilayah perairan Kabupaten Lingga dan sekitarnya.

Sementara itu, kecelakaan laut tersebut mengakibatkan seorang penumpang perempuan tewas. Korban atas anam Eri, 45, warga Kecamatan Bengkong, Batam. Dia meregang nyawa setelah terlalu banyak menelan air.

Seorang penumpang yang sempat hilang ditemukan dalam keadaan selamat. Sementara 11 penumpang lainnya berhasil diselamatkan kapal MV Oceanna 10 yang berlayar dari Kabupaten Lingga menuju Batam.

Seluruh penumpang kapal Berkat Anugerah yang rencananya berlayar dari Jambi tujuan Pelabuhan Bagan, Kecamatan Sungai Beduk, Batam itu langsung dibawa ke Pelabuhan Tanjung Kelit, Kecamatan Senayang, Lingga. Mereka lantas memperoleh pertolongan pertama. (bbi/JPC)

Advertisement
loading...