Pedagang pasar sayur Siantan mulai membongkar kios tempat berjualan, Jumat (29/6). F. Syahid/batampos.co.id

batampos.co.id – Sekitar 30 pedagang sayuran di pasar sayur Siantan mulai mengemas barang dagangan dan membongkar lapak berjualan mereka karena pasar tersebut akan direvitalisasi. Nantinya, akan dibangun bertingkat.

Salah satu pedagang sayuran di pasar sayur Siantan Rabiuda, mengatakan selama pasar sayur direvitalisasi, dirinya bersama pedagang sayuran lainnya pindah ke lantai dua pasar tradisional Siantan yang berlokasi di sebelah pasar ikan Siantan. “Kita besok sudah mulai pindah ke sana,” ungkapnya.

Dirinya bersama pedagang lainnya baru bisa kembali lagi ke pasar sayur Siantan setelah revitalisasi pasar selesai. “Kemungkinan lima sampai enam bulan ke depan baru kembali setelah pembangunan selesai,” ungkapnya lagi.

Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Kepulauan Anambas Usman, membenarkan hal tersebut. Menurutnya, revitalisasi dilakukan dalam waktu dekat, sehingga pedagang dipindah ke pasar tradisional Siantan sampai pembangunan selesai. Pihaknya berharap dalam proses pembangunan tidak terjadi kendala supaya pedagang sayur bisa kembali berjualan di sana.  “Paling tidak awal tahun sudah kembali normal,” jelasnya.

Diakuinya kesadaran para pedagang sangat tinggi. Semua pedagang menerima dengan baik ketika diarahkan agar pindah selama proses pembangunan berlangsung. “Sebenarnya sebelum lebaran kita minta mereka pindah, tapi mereka minta waktu sampai habis lebaran, itu saja permintaan mereka,” tukasnya.

Sebelumnya, Kepala Bidang Ekonomi Sosial Budaya Badan Penelitian Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Kepulauan Anambas Kustiorini, mengatakan, revitalisasi tersebut merupakan program pemerintah pusat dalam rangka merevitalisasi 1.000 pasar di Indonesia.

“Alhamdulillah Anambas dapat enam pasar yang harus direvitalisasi salah satunya pasar sayur Siantan,” ungkapnya beberapa waktu lalu. (sya)

Respon Anda?

komentar