Sejumlah calon siswa Penerimaan Peserta Dididk Baru (PPDB) saat mengikuti tes di Sekolah Menegah pertama Negeri (SMPN) 6 Batam, Jumat (29/6).
F Cecep Mulyana/Batam, Pos

batampos.co.id – Ratusan pendaftar di SMPN 3 Batam serius mengerjakan 100 butir soal dalam tahapan PPDB, Jumat (29/6). Ujian di hari pertama ini digelar dalam dua sesi.

Pertama dimulai pukul 08.00-10.00 WIB dan kedua 13.30 hingga selesai.

Kepala SMPN 3 Batam, Wiwiek Darwiyanti mengatakan dari total pendaftar, akan disaring 320 yang terbaik dan dinyatakan lulus dan diterima sebagai siswa SMPN 3 Batam.

“Ya tadi sesi pertama ujian berlangsung dengan baik. Pendaftar sangat serius dalam mengerjakan soal. Karena nilai tes sangat berpengaruh hasil akhir nanti,” jelasnya.

Tes tertulis ini dilaksanakan dalam delapan ruangan. Nilai tes ini memiliki bobot 50 persen selain nilai ujian nasional anak.

“Makanya mereka harus menyelesaiakan soal dengan baik agar bisa mendapatkan nilai terbaik,” imbuhnya.

Mengingat banyaknya pendaftar ujian akan digelar selama dua hari. Hari pertama ini diikuti mereka yang mendaftar di jalur umum dan hari ini dilanjutkan jalur lainnya.

“Rencananya satu hari, namun karena keterbatasan waktu, maka kami putuskan dua hari,” lanjut Wiwiek.

Sebelumnya, Dinas Pendidikan Batam membuka pendaftaran sekolah rujuka 26-28 Juni. Empat sekolah buka PPDB lebih awal yakni SMPN 3, 6, 26 Batam dan SDN 006 Sekupang.

Di SMPN 26 Batam terdapat 169 calon siswa mengikuti tes seleksi masuk PPDB online, Jumat (29/6).

Ratusan siswa tampak serius mengikuti ujian yang laksanakan mulai pukul 8.00 WIB.

Wakil Bidang Kurikulum SMPN 26 Batam, Zefmon mengatakan dari 169 calon siswa yang berkasnya diterima, hanya 160 siswa saja yang akan dinyatakan lulus. Artinya 9 orang diantaranya harus siap gugur dan mendaftar ulang ke sekolah lain.

“160 ini pasti diterima, penilaiannya nanti berdasarkan rangking tertinggi yakni nilai USBN ditambah nilai tes masuk,” ujar Zefmon saat ditemui di sekolah.

Calon siswa yang mengikuti tes tersebut terdiri dari 108 orang dari jalur reguler, 17 orang jalur prestasi, 13 orang jalur kurang mampu, dua orang jalur luar daerah dan sebanyak 29 orang untuk jalur bina lingkungan. Hasil tesnya akan diumumkan pada 2 Juli mendatang.

Zefmon mengatakan tahun ajaran 2018/2019 pihaknya hanya akan membuka lima ruang kelas saja. Satu kelas akan diisi 32 orang.

“Jalur reguler memang paling banyak yakni 70 persen, sementara 30 persennya dibagi menjadi lima jalur, yakni 10 persen untuk bina lingkungan, 10 persen jalur kurang mampu, 5 persen untuk jalur prestasi dan 5 persen untuk jalur luar daerah,” katanya.

Zefmon mengatakan berdasarkan total nomor antrean yang diambil calon siswa, ada sekitar 500 orang yang telah mendaftar ke SMPN 26 Batam. Namun karena banyaknya yang tidak memenuhi standar, satu persatu mereka mengundurkan diri.

“Demikian juga dengan jalur bina lingkungan, ada sekitar 80 calon siswa yang tak tertampung, alasannya selain nilai di bawah 70 juga karena sekolah hanya menjatah 10 persen saja untuk jalur ini,” jelasnya. (une/yui)

Respon Anda?

komentar