batampos.co.id – Kecamatan Tanjungpinang Barat menjadi satu-satunya kecamatan yang telah merampungkan proses rekapitulasi perolehan suara, pada Jumat (29/6) dini hari kemarin. Sementara dua kecamatan yakni kecamatan Tanjungpinang Kota dan Bukit Bestari baru melangsungkan rekapitulasi pada Jumat pagi.

Iklan

”Mereka punya waktu dari 28 Juni sampai 4 Juli. Asal tidak melewati waktu tahapan, tidak masalah,” ucap Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tanjungpinang, Aswin Nasution, Jumat (29/6).

Selama proses rekapitulasi berlangsung, kotak suara akan berada di kantor kecamatan, dengan pengawasan ketat. Aswin memastikan, pengamanan yang dilakukan oleh Linmas dan kepolisian juga Panwaslu tetap maksimal sehingga mampu mengamankan surat suara yang bakal direkap.

Sementara itu, Komisioner Panwaslu Tanjungpinang, Muhammad Zaini juga meyakini hingga kemarin tidak ditemukannya upaya kecurangan selama proses pemungutan suara hingga rekapitulasi perolehan suara kemarin.

”Hanya saja ada kelalaian saat penguncian kotak suara salah satu TPS. Mungkin lelah karena rekap sampai tengah malam,” ujar Zaini.

Ia menerangkan, kotak suara pada salah satu TPS di Kecamatan Tanjungpinang tidak terkunci dengan baik. Sehingga, Panwaslu Tanjungpinang merekomendasi untuk memasukkan kejadian tersebut dalam Berita Acara (BA). Kemudian mengunci kotak suara kembali.

”Tidak ada persoalan lebih lanjut. Saksi dari kedua paslon juga sepakat tidak ada persoalan, jadi tahapan kembali dilanjutkan,” pungkas Zaini.

Seperti diberitakan sebelumnya, kubu Syahrul-Rahma (SABAR) sudah sangat yakin meraih kemenangan dalam pemilihan Wali Kota Tanjungpinang 2018. Selain versi hitung cepat, data hasil pleno di beberapa kelurahan cocok sama persis dengan hasil penghitungan internal yang mereka lakukan. Untuk itu, tim SABAR akan memastikan suara mereka tak hilang saat proses rekap dan penghitungan mulai kelurahan hingga ke KPU.

”Kami menyiapkan personel khusus yang akan mengawal proses penghitungan suara,” kata Ketua Tim Pemenangan SABAR, Ade Angga, Kamis (28/6) lalu. Angga menjelaskan, pihaknya menempatkan 15 relawan di setiap kecamatan. Sehingga nantinya akan ada 60 relawan SABAR di empat kecamatan se-Kota Tanjungpinang yang akan mengawal jalannya penghitungan perolehan suara Pilkada Tanjungpinang 2018 hingga diplenokan KPU nanti.

Hingga kemarin, Ade mengaku kubunya masih tetap unggul dibandingkan kubu Lis Darmansyah-Maya Suryanti (LIMA). ”Ada beberapa kelurahan yang sudah diplenokan. Dan hasilnya sesuai dengan data CI yang kami kantongi,” ujar Angga.

Pria yang duduk sebagai Wakil Ketua I DPRD Kota Tanjungpinang itu tetap mengharapkan seluruh relawan dan simpatisan SABAR untuk tidak melakukan tindakan-tindakan yang bisa mencoreng pesta demokrasi di Tanjungpinang. Angga juga memberikan apresiasi ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu).

”Kita melihat semua pihak sudah bekerja keras untuk mensukseskan Pilkada Tanjungpinang ini. Artinya, kita semua punya tanggungjawab yang sama untuk menjaga kondusivitas daerah,” tutup Angga.

Ketua KPU Tanjungpinang Aswin Nasution mengatakan, proses pleno di masing-masing kecamatan sedang berlangsung dan akan rampung dalam beberapa hari ke depan. Rencananya pemenang akan diumumkan secara resmi pada 4 Juli mendatang.

Kendati hasil C1 telah dapat diketahui, Aswin meminta kalangan masyarakat bersabar menanti informasi resmi tersebut. Termasuk jika ada pasangan calon yang tidak terima dan berencana melakukan gugatan, harus menunggu pleno KPU.

Sebab, gugatan bisa dilakukan jika terjadi selisih suara minimal 2 persen. Selain selisih suara, gugatan pilkada bisa dilakukan jika ditemukan bukti-bukti kecurangan dan pelanggaran oleh peserta dan pendukung calon kepala daerah. ”Namun hingga saat ini kami belum menerima informasi,” tutur Aswin. (aya)