batampos.co.id – Seorang pria berinisial Msn, 77, warga Pangke, Kecamatan Meral Barat kemarin (29/6) pukul 05.50 WIB ditemukan tewas gantung diri di dapur rumahnya. Hal ini diketahui oleh salah seorang anak perempuan Msn yang bangun pada pagi hari.

”Pihak keluarga sangat terkejut dengan kejadian ini. Sebab pada malam harinya masih terlihat bersama-sama. Bahkan keluarga sempat melihat Msn menonton pertandingan piala dunia,” ujar Kapolsek Meral AKP Hadi Sucipto, kemarin.

Menurut Kapolsek, tidak ada permasalahan apa-apa di dalam keluarga Msn. Hadi menceritakan, setelah menerima informasi tentang kejadian tersebut, dia bersama anggota langsung mendatangi rumah korban untuk melakukan pemeriksaan. Setelah datang posisi Msn menurut Hadi masih dalam posisi tergantung oleh tali nilon warna biru di dapur rumahnya. Anggota lalu menurunkan mayat Msn dengan disaksikan oleh pihak keluarga.

”Hanya saja ketika akan kita bawa ke rumah sakit untuk menjalani visum, pihak keluarga menolak. Salah satu dasarnya, pihak keluarga sudah ikhlas dengan kepergian Msn,” jelas Hadi.

Kemudian, lanjutnya, penyebab meninggalnya juga karena gantung diri. Hal itu diketahui berdasarkan pemeriksaan polisi bersama Tim Inafis Polres Karimun. ”Tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan,” ungkap Hadi.

Hadi menyebutkan, pengakuan sementara dari pihak keluarga ketika ditanya oleh penyidik, dalam beberapa hari belakangan Msn mengeluhkan sulit untuk makan. ”Ketika makan rasanya tidak enak dan pahit. Itu saja keluhan yang keluar dari Msn sebelum ditemukan meninggal dunia,” jelasnya berdasarkan pengakuan keluarga Msn.

Dilanjutkan Kapolsek, dengan adanya penolakan untuk visum oleh pihak keluarga, maka polisi membuatkan berita acara penolakan. Berita acara penolakan untuk divisum ini juga sudah ditandatangi oleh pihak keluarga. Jenazah Msn pun tidak jadi dibawa ke rumah sakit.(san)

Respon Anda?

komentar