Iklan
Suwarta Andika. Wijaya Satria/batampos.co.id

batampos.co.id – Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Lingga, sedang melakukan pendataan seluruh masyarakat Kabupaten Bunda Tanah Melayu, yang termasuk dalam Keluarga Penerima Manfaat (KPM) untuk dimasukkan ke program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).

“Semua program pada tahun depan berganti menjadi BPNT termasuk program pembagian beras sejahtera (Rastra),” kata Kepala Bidang Sosial Dinsos Lingga, Suwarta Andika, Minggu (1/7) pagi.

Menurutnya, semua Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Rastra tidak lagi mendapat dan menerima beras. Namun program tersebut akan diganti menjadi e-warung, yakni peserta KPM akan menerima bantuan berupa voucher atau semisalnya.

Selain KPM Rastra, Program Keluarga Harapan (PKH) juga digabungkan dengan program BPNT yang disalurkan melalui Pemerintah Pusat. “Kalau saya tidak silap setiap PKH mendapat bantuan sebesar Rp 110 ribu setiap bulan,” kata Suwarta.

Dirinya mengatakan, sebanyak 26 ribu lebih warga Kabupaten Lingga terdaftar sebagai Keluarga Penerima Manfaat. Namun jumlah keseluruhan warga KPM itu terbagi diberbagai program yang ada di Dinas Sosial, antarnya, PKH, Rastra, Kartu Indonesia Pintar, Kartu Indonesia Sehat dan Kartu Keluarga Sejahtera.

Namun, tahun ini Dinas Sosial tidak menggelontorkan atau menjalankan program rehab rumah tidak layak huni. Pada tahun-tahun sebelumnya, Pemkab Lingga bekerjasama dengan Provinsi Kepri terus menggelontorkan dana untuk program rehab RTLH tersebut. (wsa)