Ilustrasi pelamar kerja. F. Dalil Harahap/Batam Pos

batampos.co.id – Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Batam mencatat pasca lebaran sedikitnya 497 kartu kuning atau kartu pencari kerja (pencaker) luar Batam telah dikeluarkan.

Iklan

Menurut Kepala Bidang Penempatan, (Disnaker) Batam, Syarialdi angka ini masih terbilang normal bila dibandingkan tahun sebelumnya yang bisa menjapai 800 kartu.

“Masih biasa saja,” kata dia, Senin (2/7).

Secara keseluruhan hingga Juni lalu, jumlah kartu yang telah dikeluarkan mencapai 8.431 AK1. Pasca lebaran satu harinya disnaker mengeluarkan rata-rata 70 kartu perhari. Ia mengungkapkan gelombang pendatang baru di Batam tidak sebanyak tahun lalu.

“Ini kan baru dua minggu berlalu. Mungkin saja banyak dari mereka berangkat ke Batam menunggu ijazah dulu agar tidak bolak-balik,” terangnya.

Mengenai jumlah lowongan pekerjaan dia mengaku tidak memiliki data yang lengkap, hal ini disebabkan perusahaan jarang melaporkan lowongan yang tersedia.

“Ini masalahnya, kebanyakan mereka buka langsung tanpa lapor ke kami,” keluhnya.

Dia sudah menyampaikan hal ini saat rapat bersama perusahaan tersebut, setiap perusahaan ke depan wajib melaporkan lowongan yang ada. Data ini lanjutnya sangat penting, agar pihaknya bisa memetakan kebutuhan dengan pencaker yang ada.

“Mereka wajib melaporkan hal ini,”tegasnya.

Dia menambahkan setiap hari lowongan pekerjaan itu selalu ada, meskipun jumlahnya masih belum banyak. Beberapa waktu belakangan ia menyebut ada peningkatan lowongan dari 100 menjadi 500 bahkan ada perusahaan yang membuka hingga ribuan pencari kerja, hanya saja dilakukan bertahap.

“Kita lihat di Muka Kuning, sudah ramai oleh pencaker, dia berharap lowongan yang tersedia juga banyak,” tutupnya.(yui)