Wakil Bupati Natuna, Ngesti Yuni Suprapti, melakukan pertemuan dengan tim peneliti geopark dan rombongan Kemenlu di ruang kerja wakil bupati Natuna, Selasa (3/7). F.Aulia Rahman/batampos.co.id

batampos.co.id – Pemerintah terus melakukan penelitian keberadaan geopark di Natuna, tujuannya untuk menjadikan Natuna sebagai wisata alam yang eksklusif di perbatasan. Penelitian ini mendapatkan dukungan dari Kementerian Luar Negeri.

Kepala Badan Pengkajian Pengembangan Kebijakan Kementerian Luar Negeri Siswo Pramono mengatakan, Kemenlu merupakan bagian pendukung dilakukannya penelitian geopark di Natuna. Dan saat ini sudah banyak tim ahli diterjunkan di Natuna untuk melakukan pemetaan dan penelitian tentang geopark.

Menurutnya, Natuna memiliki keunikan dan potensi yang bisa diandalkan. Diantaranya pulau Natuna terkandung batuan granit, dan ukurannya sangat besar, seperti batuan granit di puncak Gunung Ranai. Bahkan terdapat gua pantai dan bebatuan.

Namun potensi ini belum bisa langsung dijadikan wisata geopark, karena terdapat tahapan dan membutuhkan proses waktu lebih dari satu tahun. “Penelitian geopark di Natuna butuh waktu sebelum nilai jualnya menembus pasaran internasional. Dan kami Kemenlu sudah optimis, apalagi beberapa lembaga pemerintah dilibatkan dalam penelitian geopark di Natuna,” ujarnya saat melakukan pertemuan dengan Wakil Bupati Natuna Ngesti Yuni Suprapti dikantor Bupati Natuna, Senin (3/7).

Wakil Bupati Natuna Ngesti Yuni Suprapti, mengharapkan hasil penelitian geopark di Natuna lebih cepat direalisasikan. Agar Natuna ke depannya memiliki destinasi wisata yang mampu mendatangkan wisatawan asing maupun wisatawan nusantara. Pemerintah Daerah sudah mendukung segala kegiatan penelitian demi kepentingan dan kemajuan sisi pariwisata di Natuna.

“Survei lapangan untuk memetakan kawasan menjadi daerah geopark sudah dilaksanakan sejak bulan lalu, Kami berharap segera menentukan Natuna salah satu geopark dan go International,” kata Ngesti.

Pemerintah Daerah kata Ngesti, juga mengharapan Kementerian Luar Negeri memberikan keseriusan terharap hasil akhir penelitian geopark di Natuna. Supaya terjadi sinegritas antara pemerintah daerah maupun pusat, merealisasikan rencana pemerintah, mensejahterakan masyarakat.

“Sesuai keinginan Presiden Jokowi, telah menetapkan 5 pilar percepatan pembangunan di Natuna, diharapkan bisa bersinergi,” ujarnya.(arn)

Respon Anda?

komentar