batampos.co.id – Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Anambas mengajak Tenaga Ahli Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (P3MD) Kabupaten Kepulauan Anambas untuk membantu menyeleraskan program-program pembangunan di desa.

Hal ini sesuai dengan perencanaan daerah yang disesuaikan dengan visi dan misi Kepala Daerah sebagaimana tertuang dalam Perda No.16 Tahun 2016 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Kepulauan Anambas.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Penelitian Pengembangan dan Perencanaan Daerah (Balitbangpeda) Kabupaten Kepulauan Anambas Adies Saputra, mengatakan, pihaknya dalam waktu dekat bersama-sama dengan Tenaga Ahli P3MD dan Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (Dinsos P3APMD) berencana turun ke desa-desa untuk koordinasi, advokasi, sinkronisasi perencanaan pembangunan desa dan daerah.

Nanti sejumlah regulasi akan diterbitkan dalam rangka sinkronisasi maupun akselerasi pembangunan di desa. “Kami akan menjalin komunikasi yang efektif dengan tenaga ahli P3MD, maupun dengan Dinsos PPMD supaya pembangunan kita bisa selaras dan saling mendukung,” ungkapnya dalam acara coffee morning dengan sejumlah stakeholder di kantor Balitbangpeda Anambas, Selasa, (3/7).

Menurutnya, ada beberapa target pembangunan daerah yang pelaksanaannya dapat dibiayai oleh Pemerintah Desa, seperti pembangunan Embung Desa, tempat pembuangan sampah (TPS) dan sebagainya. “Pemerintah Daerah cukup memberikan pembinaan, advokasi, dan regulasi saja. Kalau masing-masing desa berkomitmen untuk melaksanakannya maka otomatis target pem­bangunan daerah juga tercapai,” ungkapnya lagi.

Dirinya menjelaskan saat ini sekitar 10,75 persen APBD Anambas disalurkan dalam bentuk dana transfer ke Desa, sementara jumlah penduduk Anambas lebih dari 90 persen tinggal di desa. Jika desa sukses membangun maka pemerintah daerah juga bisa sukses.

“Kita inikan sama-sama pemerintah, sama-sama menggunakan uang rakyat. Sudah semestinya program/ kegiatan yang kita susun harus sinkron, harus selaras, kalau Pemkab mau bangun embung skala kabupaten, ya pemerintah Desa juga harus menyesuaikan,” ujarnya.

Sementara itu Koordinator Tenaga Ahli P3MD Jantri Wadi Ritonga, menyambut baik langkah yang diinisiasi Balitbangpeda. Pihaknya berharap dukungan dari Pekab Anambas khususnya terhadap penguatan Kader Pemberdayaan Masyarakat Desa (KPMD), dan pelatihan penggunaan aplikasi yang terintegrasi antara perencanaan dan penganggaran desa. (sya)

Respon Anda?

komentar