foto: Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) dari Tiongkok menuju Kepri terus meningkat. Pada periode Januari hingga Mei ini, kenaikan berkisar di angka 129,96 persen.

“Turis dari Tiongkok menduduki peringkat ketiga setelah turis dari Singapura dan Malaysia. Namun pertumbuhan tahun ini cukup tinggi,” kata Ketua Association of the Indonesian Tours and Travel Agencies (Asita) Kepri Andika Lim, Kamis (5/7).

Tingginya tingkat kunjungan tersebut kata Andika dapat menjadi catatan penting bagi pemerintah daerah.

“Kedatangan mereka saya perkirakan akan terus meningkat jika tidak ada hal yang mengganggu dan destinasi wisata diperbaharui. Contohnya landmark Welcome to Batam (WTB) yang menjadi magnet bagi wisman yang berkunjung ke Batam,” katanya.

Bahkan kata Andika, sejumlah agen travel dari Bali juga tertarik membuka kantor cabang di Batam.”Mereka juga akan ikut memberikan kontribusinya untuk Batam,” paparnya kembali.

Namun sayangnya kenaikan signifikan tersebut belum cukup untuk mendongkrak sumbangsih sektor pariwisata bagi perekonomian Batam.

“Kontribusi sektor pariwsata hanya 2,25 persen bagi pertumbuhan ekonomi Kepri,” jelasnya.

Ia mengatakan penyebab rendahnya kontribusi tersebut karena indikator yang dihitung hanya ada dua yakni dari sektor akomodasi dan sektor konsumsi.

Padahal kalau dikaji lebih mendalam, kontribusi pariwisata juga berdamapt pada sisi transportasi, perikanan dan belanja.

“Biaya utilitas seperti listrik juga tinggi karena banyak wisman menginap di hotel,” jelasnya.

Dari data BPS tercatat jumlah kunjungan wisman asal Tiongkok pada Januari hingga Mei 2018 berada di peringkat ketiga yang mencapai 109.306 orang. Jumlah tersebut melonjak tajam dari periode yang sama di 2017 yang hanya 47.533 orang.(leo)

Respon Anda?

komentar