Orangtua siswa dan anaknya antre saat mendaftarkan anaknya di SMKN 1 Batuaji, Rabu (4/7).

batampos.co.id – Proses penerimaan peserta didik baru (PPDB) di SMKN 8 Batam di Sagulung berlangsung hingga, Kamis (4/7) sore. Masa PPDB di sekolah Farmasi itu diperpanjang sebab jumlah pendaftar belum mencapai kuota daya tampung yang disediakan.

Iklan

Pelaksana tugas (Plt) Kepala SMKN 8 Rafio menuturkan, hingga sore kemarin baru 120 calon siswa yang mendaftar ke website Disdik Kepri. Jumlah tersebut belum mencapai kuota daya tampung sekolah sebanyak 215 siswa untuk enam lokal yang disediakan. “Memang belum tercapai makanya dari Disdik (Kepri) beri kebijakan untuk tambah (proses PPDB) sampai sore ini. Sebanarnya kemarin (Rabu, 3/7) sudah tutup,” ujar Rafio, kemarin.

Hasil PPDB sementara sambung Rafio, peminat yang paling banyak adalah jurusan Farmasi Klinis dan Komunitas. Sementara dua jurusan lain yakni; Keperawatan dan Instrumentasi Medik sangat sedikit peminat. Padahal masing-masing jurusan sudah dibatasi kuota daya tampung yakni hanya dua lokal.

Untuk menyeimbangi jumlah siswa di masing-masing jurusan maka pihaknya akan mengalihkan sebagian pendaftar jurusan farmasi ke dua jurusan lain. “Itu untuk teknis pembagian jumlah siswa, tapi untuk secara umum memang masih kurang, tapi tak apa kami akan tetap jalankan prosedur PPDB yang ada,” kata Rafio.

Meskipun kurang peminat namun proses PPDB diakui Rafio tetap sesuai dengan prosedur yang ada. Calon siswa yang sudah mendaftar tetap harus menjalani test di sekolah. Test sudah berjalan sejak, Rabu (3/7) dan sampai siang kemarin sudag hampir rampung semuanya. “Sampai siang ini sudah 110 yang ikut test. Yang lainnya usahakan selesai besok jika tak bisa semuanya sore ini,” kata Rafio. (eja)