Sejumlah wisatawan mancanegara asal Korea saat menikmati suasana dikawasan Engku Putri Batamcenter.
F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Produk Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di Batam akan terus digenjot agar lebih dikenal masyarakat hingga tingkat dunia. Untuk itu, Badan Pengusaha (BP) Batam mengajak Pemerintah Kota (Pemkot) Batam membuat market place bagi produk UMKM.

Saat ini produk-produk UMKM baik itu makanan ataupun souvenir, sudah memiliki kualitas yang bisa bersaing di pasar. BP Batam dan pemkot berkomitmen untuk terus mendorong pertumbuhan ekonomi di sektor UMKM.

“Di mana lokasi paling strategis untuk UMKM parawisata, dinilai lahan depan bukit Welcome to Batam (WTB) menjadi salah satu pilihannya,” kata Kepala BP Batam Lukita Dinarsyah Tuwo, Sabtu (7/7).

Selain di WTB, Lukita juga meminta Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Batam mencarikan alternatif lokasi lain untuk dijadikan lokasi memajang hasil kreasi lokal.

UMKM di Batam sudah memiliki produk yang memiliki daya saing. Namun kurang dikenal banyak masyarakat dunia. Sehingga hadirnya lokasi yang direncanakan tersebut dinilai penting.

BP Batam sekaligus mengajak untuk membuat tempat pelaku usaha dan pelatihan UMKM yang konsisten. Tujuannya agar mereka bisa dimonitor dan mandiri.

Gubernur Kepulaun Riau (Kepri) Nurdin Basirun sangat mengapresiasi dan menyambut baik rencana BP Batam. Nurdin menyampaikan, UMKM menjadi kekuatan ekonomi masyarakat.

Jadi semua harus seimbang dan saling mendukung. Baik sektor industri maupun UMKM.

“Bagaimana mendorong peluang berkembang bersama. Sehingga perekonomian kami bergerak secara bersama,” tutur Nurdin.

(bbi/JPC)

Respon Anda?

komentar