Calon peserta didik baru mendaftar di SMKN 1 Batuaji, Sabtu (30/6). F Dalil Harahap/Batam Pos

batampos.co.id – Proses penerimaan peserta didik baru (PPDB) di SMKN 1 Batam telah rampung, Jumat (6/7) siang. Jumlah akhir calon siswa yang menyelesaikan seluruh proses PPDB sebanyak 1.096 orang. Jumlah tersebut menurun dari jumlah pengambilan dan pengisian formulir awal sebanyak 1.219.

Iklan

Humas SMKN 1 Batam Junaidi menuturkan, sebanyak 123 pedaftar lainnya dinyatakan gugur karena tidak melengkapi berkas persyaratan PPDB yang ada.

“Biasalah mungkin ada yang bermasalah dengan berkas persyaratan ada juga yang mengundurkan diri. Total akhir yang sudah fix (PPDB) sebanyak 1.096 per siang ini,” ujar Junaidi, kemarin.

Untuk mereka yang sudah mendaftar kata Junaidi, juga dipastikan akan banyak yang tidak terakomodir nantinya sebab PPDB kali ini SMKN I Batam hanya bisa menampung 525 siswa saja.

“Separuh saja yang diterima. Penilaian dan sebagainya itu kewenangan Disdik Kepri dan hasilnya akan diumumkan tanggal 10 nanti di website Disdik Kepri dan juga di sekolah (SMKN I),” ujarnya.

Untuk pendaftaran ulang bagi mereka yang lolos PPDB online ini akan dilakukan mulai tanggal 11 Juli mendatang.

Secara umum diakui Junaidi proses PPDB di SMKN I Batam berjalan lancar mulai dari hari pertama pembukaan PPDB hingga hari terakhir penutupan test, Jumat kemarin. Untuk proses PPDB dibuka sejak Kamis (28/6) hingga Rabu (4/6), sementara untuk tes yang meliput tes buta warna, tertulis dan wawancara dimulai, Jumat (29/6) hingga Jumat (6/7).

“Alhamdulilah semuanya berjalan lancar. Sekarang tinggal tunggu pengumuman hasil PPDBnya. Semoga semuanya lancar nantinya,” ujar Junaidi.

PPDB SMKN 8 Belum Penuhi Kuota Daya Tampung

Berbeda dengan SMK 1 Batam, SMKN 8 Farmasi Batam di Sagulung malah kekurangan siswa. PPDB yang ditutup, Kamis (4/7) sore hanya ada 220 calon siswa yang mendaftar. Jumlah tersebut belum mencapai kuota daya tampung sekolah sebanyak 215 siswa untuk enam lokal yang disediakan.

“Memang belum tercapai (kuota daya tampung),” ujar plt Kepsek SMKN 8 Batam Rafio, kemarin.

Hasil PPDB sementara sambung Rafio, peminat yang paling banyak adalah jurusan Farmasi Klinis dan Komunitas. Sementara dua jurusan lain yakni; Keperawatan dan Instrumentasi Medik sangat sedikit peminat. Padahal masing-masing jurusan sudah dibatasi kuota daya tampung yakni hanya dua lokal.

Untuk menyeimbangi jumlah siswa di masing-masing jurusan maka pihaknya akan mengalihkan sebagian pendaftar jurusan farmasi ke dua jurusan lain.

“Itu untuk teknis pembagian jumlah siswa, tapi untuk secara umum memang masih kurang, tapi tak apa kami akan tetap jalankan prosedur PPDB yang ada,” kata Rafio.

Meskipun kurang peminat namun proses PPDB diakui Rafio tetap sesuai dengan prosedur yang ada. Calon siswa yang sudah mendaftar tetap harus menjalani tes di sekolah. Tes sudah berjalan sejak, Rabu (3/7) dan sampai siang kemarin sudah rampung semuanya. (eja)