batampos.co.id – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Ranai mengeluarkan peringatan dini terhadap cuaca buruk di perairan Natuna yang diprediksi terjadi beberapa hari ke depan. Gelombang laut diperkirakan terjadi peningkatan dengan ketinggian bisa mencapai 3 meter.

Prakirawan BMKG Ranai, Asrul Saparudin mengatakan, berdasarkan analisasi kondisi cuaca wilayah Natuna diperkirakan terjadi pertemuan angin antara perairan Natuna dan Anambas yang disebabkan adanya daerah bertekanan rendah di laut Cina Selatan dan Filipina. Kondisi ini memengaruhi peningkatan pembentukan pertumbuhan awan konvektif di wilayah Natuna dan Anambas.

”Kondisi cuaca ini terpantau dari citra satelit Himawari, terjadinya pertemuan angin dari wilayah Selatan dan Barat bergerak ke Utara,” kata Asrul, Minggu (8/7).

Pola angin diperkirakan dari arah Selatan hingga Barat Daya dan akan terjadi peningkatan untuk wilayah Natuna dan perairan Anambas, terutama di laut antara Anambas dan Natuna, yakni bagian Utara Anambas dan bagian Utara Natuna.

Kecepatan angin berkisar antara 10 kilometer hingga 35 kilometer per jam. Peningkatan kecepatan angin ini, kata Asrul, juga berpengaruh pada tinggi gelombang laut di perairan Natuna dan Anambas.

”Diimbau bagi masyarakat terutama nelayan dan kapal pelayaran untuk waspada dan berhati-hati melaut. Terutama melintasi perairan laut Natuna bagian Utara dan laut Cina bagian Selatan, karena potensi ketinggian gelombang laut tinggi 3 meter dapat terjadi, dan antara Natuna dan Anambas gelombang laut berkisar hingga 2,5 meter,” imbau Asrul. (arn)

Respon Anda?

komentar