Ilustrasi gempa

batampos.co.id – Sebuah getaran terasa di kawasan Batuampar, Batamkota, dan Nongsa, Kota Batam.

Iklan

Sebuah getaran yang mirip gempa bumi tapi tidak dahsyat dan sekejap saja tapi terasa, jelas.

“Saya terbangun dari tidur karena getaran itu, saya kira gempa. Tapi sebentar saja,” ungkap Aris warga perumahan Arira Garden, Nongsa, Selasa (10/7/2018).

Kaca jendela sempat bergetar tapi tak apa-apa.

Getaran apakahan gerangan?! Warga geleng kepala. Meski getaran terasa namun tak merusak apa-apa. Cukup membuat yang tertidur terbangun. Itu saja.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika yang berkantor di Hang Nadim Batam mencoba melacak asal usul getaran itu.

Sensor seismik yang BMKG miliki di Tanjungpandan, Belitung mencatat getaran tersebut.

Geteran tersebut sangat kecil, sehingga sulit untuk memastikan getaran itu.

“Apakah gempa, ledakan atau sumber lain, kami tidak mengetahuinya,” kata Kasi Datin Stasiun Meteorologi Hang Nadim, Suratman, Selasa (10/7).

Ia mencatat kejadian serupa sudah sebanyak 5 kali. Namun, hingga kini penyebab getaran tersebut masih belum diketahui.

“Kami juga tidak bisa menentukan lokasi titik sumbernya, karena hanya satu sensor seismik yang mencatatnya,” ungkapnya.

Melihat kecilnya getaran, Suratman mengatakan ada beberapa dugaan seperti adanya guguran tanah di bawah laut, bom ikan.

“Atau sesuatu kegiatan bawah laut yang tidak kami ketahui,” ucapnya.

Atas kejadian ini, Suratman telah meminta BMKG pusat melakukan penelitian di Batam. Agar getaran misterius ini bisa dijelaskan secara ilmiah.

“Kami sudah sampaikan ke BMKG pusat,” tuturnya.

Terkait dengan aktivitas seismik ini, Suratman menuturkan Stamet Hang Nadim tidak menganalisa fenomena ini.

“Makanya kami minta bantuan pusat,” ujarnya.

Pembaca, misteri getaran itu belum terungkap. Kita mesti tunggu hasil analisa BMKG pusat. (ska)