Iklan
ilustrasi

batampos.co.id – Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengintruksikan agar jajaranya dari tingkat Polda, Polresta, Polres memberikan keamanan bagi masyarakat di jalanan. Sehingga tidak ada lagi tindakan begal, geng motor atau tindak kejahatan jalanan lainnya.

Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Erlangga membenarkan adanya instruksi tersebut.

“Polda, Polresta dan Polres juga bergerak,” katanya, Senin (9/7).

Ia mengatakan jajaran kepolisian se Kepri telah melakukan patroli dan menyusuri jalanan-jalanan yang dianggap rawan. Patroli ini mengerahkan berbagai unit di kepolisian.

Saat ditanya berapa jumlah personel yang diturunkan, Erlangga menuturkan tidak mengetahuinya.

“Saya sedang tidak memegang data,” ungkapnya.

Sebelum instruksi ini, jajaran Polda Kepri telah melaksanakan patroli intensif. Mulai dari Patroli tingkat Polsek, Polresta, hingga Polda. Tidak hanya menggunakan mobil, polisi juga melakkukan patroli dengan menaiki sepeda motor.

Dari pantauan Batam Pos Sabtu (9/7) lalu, jajaran Direktorat Shabara Polda Kepri membubarkan aksi balap liar yang diselenggarakan di Jalan Ahmad Yani. Terlihat petugas kepolisian menggunakan mobil dan kendaraan roda dua berusaha untuk mengamankan para pembalap liar tersebut.

Beberapa orang yang berhasil diamankan, ditindak polisi dengan menyuruh mereka melakukan push up dan lari. Pengendara yang tidak memiliki surat-surat lengkap dan melanggar aturan dibawa petugas.

Walaupun, Jalan Ahmad Yani sudah dijaga petugas kepolisian. Masih tetap ada beberapa pengendara motor yang melakukan aksi kebut-kebutan di jalanan.

Warga yang melihat kejadian itu, hanya bisa geleng-geleng kepala.

“Harusnya orangtua mereka tidak membiarkan anaknya membawa motor. Kalau dibiarkan, inilah kejadiannya,” tutur Heru. (ska)