ilustrasi

batampos.co.id – Proses penerimaan peserta didik baru (PPDB) di SMKN 8 Farmasi Batam yang digelar sejak Jumat (29/6) hingga Jumat (6/7) lalu telah rampung. Sebanyak 115 calon siswa yang mendaftar dinyatakan lolos semua pada pengumuman PPDB online, Selasa (10/7) kemarin.

Jumlah siswa yang mendaftar dan dinyatakan lolos PPDB itu ternyata belum memenuhi kuota daya tampung sekolah yang ada. Daya tampung SMKN 8 tahun ini sebanyak 216 siswa sehingga masih kurang 101 siswa lagi.

Plt Kepala SMKN 8 Batam Rafio mengatakan, untuk mencapai kuota tersebut Disdik Provinsi Kepri kembali mengeluarkan kebijakan untuk memperpanjang masa PPDB hingga, Jumat (13/7) mendatang.

“Tiga hari kedepan kami+ buka lagi tapi jalur offline. Daftarnya langsung ke sekolah (SMKN 8),” ujar Rafio.

Untuk jalur offline ini panitia tidak membatasi jumlah pendaftar. Jika peminat melebihi sisa kuota yang ada maka akan dilakukan seleksi PPDB seperti biasa, namun jika kurang atau sesuai dengan kuota yang ada maka akan langsung diterima tanpa test.

“Ya mau gimana lagi, kalau lebih harus test tapi kurang ya diterima saja. Tahun ini kita sediakan enam lokal jadi mau tidak mau harus perpanjang lagi PPDB ini biar sampai kuota,” ujar Rafio.

PPDB jalur offline ini lebih fokus untuk jurusan Keperawatan dan Instrumentasi Medik sebab jurusan Farmasi Klinis dan Komunitas sudah memenuhi kuota daya tampung perjurusan yang ada.

SMKN 8 Batam merupakan sekolah Farmasi yang berlokasi di dapur 12, Sagulung. Sekolah ini baru memasuki tahun ajaran kedua. (eja)

Baca Juga

Tahun Pertama, SMKN Farmasi Batam Buka Dua Lokal

Respon Anda?

komentar