Siswa SMKN 1 saat mengikuti uji kompetisi keahlian permesinan di SMKN 1 Batam di Batuaji, Kamis (12/4). F. Dalil Harahap/Batam Pos

batampos.co.id – Dinas Pendidikan Kepri berencana akan menambah kuota siswa yang masuk ke SMA dan SMK negeri se Batam. Penambahan ini karena banyaknya calon siswa yang tidak diterima di SMA dan SMK negeri.

Iklan

Dari data Batam Pos, tercatat sebanyak 7ribuan siswa tidak diterima di sekolah negeri.

Kepala Dinas Pendidikan Kepri, Muhammad Dali mengatakan pihaknya sedang menginventaris semua sekolah yang ada di Batam.

“Untuk mencari kemugkinan sekolah-sekolah yang bisa menambah rombel (rombongan belajar,red) atau kelas. Agar dapat menampung siswa yang tidak diterima di sekolah negeri,” katanya, Selasa (10/7).

Saat ditanya berapa ribu siswa yang bisa masuk ke sekolah negeri, dari 7ribu siswa yang tidak lulus di PPDB online. Dali menuturkan masih belum mengetahuinya, karena pihaknya masih melakukan pendataan.

Jumlah siswa yang diterima nantinya, kata Dali tergantung daya tampung maksimal tiap sekolah di Batam.

“Secepatnya kami usahakan, semoga ini bisa selesai,” ungkapnya.

Ia mengatakan setelah melakukan pendataan terhadap sekolah-sekolah yang masih dapat menampung siswa, lalu mengajukannya ke Sekretaris Daerah. Setelah itu, meminta persetujuan dari Gubenur untuk penambahan kuota siswa yang masuk sekolah negeri.

Selain kuota sekolah, Dali mengatakan dirinya sedari Selasa (10/7) pagi teleponnya terus berdering, tentang permasalahan PPDB lainnya. Terkait permasalahan ini, Dali telah menampungnya. Nantinya, akan merapatkan dengan jajaran Dinas Pendidikan Kepri, untuk mencari solusi atas permasalahan ini.

“Kami kumpulkan, lalu telaah semuanya. Kami akan bekerja keras menyelesaikan seluruh problem ini,” ucapnya. (ska)