ilustrasi

batampos.co.id – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Embung Fatimah Batam di Batuaji melayani medical check up bagi bakal calon legislatif untuk pemilihan umum Legislatif (Pileg) tahun 2019 nanti.

Tet kesehatan ini sudah dimulai sejak tanggal 25 Juni lalu dan hingga tanggal 6 Juli, sudah 816 peserta yang telah mengikuti tes.

Pengawas tim medis di bagian medical cek up dr. Dedi Suryadi menuturkan, proses medical check up tersebut meliputi pengecekan kesehatan fisik, narkoba dan kejiwaan.

“Kalau fisik dan narkoba test seperti biasa melalui pemeriksaan dan laboratorium, sementara untuk kejiwaan melalui psikotest,” tutur Dedi, Rabu (11/7).

Hasil pemeriksaan memang tidak semua kesehatan bakal caleg (bacaleg) tersebut baik. Ada beberapa peserta yang harus ulang pada bagian psikotest sebab tidak sesuai dengan yang diharapkan atau dibawa standar normalnya psikostest.

“Mungkin karena depresi dan lain sebagainya. Tapi itu tidak pengaruh sebab ada tes ulang,” ujar Dedi.

Pelaksanaan tes kesehatan bacaleg itu diakui Dedi dilakukan secara profesional oleh petugas medis yang ada di sana. Tidak ada intervensi dari pihak manapun sebab tugas mereka memberikan keterangan yang sesuai dengan kesehatan bacaleg tersebut.

“Kalau bermasalah ya bermasalah. Kalau baik ya baik. Kami hanya sebatas memberikan keterangan itu saja. Soal lolos atau tidak sebagai caleg itu bukan urusan kami,” ujar Dedi.

Disinggung terkait masalah narkoba, diakui Dedi sejauh ini belum ada temuan peserta yang postif menggunakam narkoba.

“Narkoba tak ada. Yang ada hanya gangguan penyakit ringan lainnya tapi itu wajar sebab setiap orang pasti ada riwayat penyakit yang berbeda-beda,” tuturnya.

Proses medical check up ini masih berlangsung hingga siang kemarin. Pemeriksaan dilakukan di dua tempat yakni di lantai satu gedung rawat inap intuk test kesehatan fisik dan lantai dua gedung manajemen untuk psikotest.

Peserta yang ikut psikotest tidak saja dari Batam sebab ada yang dari Natuna, Anambas bahkan dari Padang, Sumatera Barat. (eja)

Respon Anda?

komentar