Sekertaris Daerah Kota Batam Jefridin bersama Kadis Kesehatan Kepri Tjetjep Yudiana, dan Kadinkes Batam Didi Kusmardjadi menadatangani komitmen lintas sektoral pada acara advokasi sosialisasi dan koordiansi kampanye dan introduksi imunisasi Measles dan Rubella (MR) di Hotel Sahit Batam, Selasa (26/6/2018). F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batam akan memberikan vaksin measles rubella (MR) kepada 318 ribu kepada anak usia sembilan bulan hingga 15 tahun Agustus mendatang.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Batam, Didi Kusmardjadi mengatakan Batam masuk dalam gelombang kedua pemberian vaksin MR. Sebelumnya Pulau Jawa sudah melakukan pemberian vaksin.

“Sosialisasi masih terus berjalan demi menyukseskan pemberian vaksin MR ini,” kata dia, Rabu (11/7).

Ia menjelaskan pemberian vaksin ini bertujuan untuk mengendalikan penyakit rubella serta mewujudkan elminasi campak khususnya di Batam.

“Vaksin ini aman, jadi orangtua tidak usah khawatir,” ujarnya.

Dari jumlah target tersebut, Dinkes Batam menargetkan bisa memberikan vaksin kepada 95 persen anak. Untuk itu lanjut Didi, Dinkes telah berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan Batam terkait sekolah. Nanti pemberian vakasin akan dilakukang masing-masing puskesmas yang ada satu wilayah dengan sekolah.

Didi mengungkapkan saat ini vaksin masih dalam tahap pengiriman dari pusat ke provinsi. Jika tak ada masalah kemungkinan vaksin sudah bisa diambil akhir bulan ini.

“Mudah-mudahan tak ada masalah jadi segera didistribusikan ke puskesmas,” lanjutnya.

Ia berharap seluruh elemen yang terkait bisa mendukung pemberian vaksin MR ini. Sekolah diharapkan bisa menerima saat petugas datang.

“Setiap pemberianvaksin pasti ada pro dan kontra. Kami berharap sekolah bisa terbuka soal ini,” tambah mantan Direktur Rumah Sakit Provinsi Kepri, Bintan ini.(yui)

Respon Anda?

komentar