Ilustrasi

batampos.co.id – TNI AL akan menyelidiki getaran misterius yang membuat bingung sebagian masyarakat Batam, Selasa (10/7) lalu. Getaran ini tercatat oleh pihak BMKG dalam beberapa waktu belakangan sebanyak 5 kali. “Kami akan cari sumber getaran ini di mana,” kata Danlantamal IV, Laksamana Pertama Ribut Eko Suyatno, Rabu (11/7).

Iklan

Ia mengatakan akan bekerjasama dengan instansi lain, agar getaran ini bisa terungkap. Untuk saat ini, katanya TNI AL akan melakukan penyidikan terlebih dahulu.

“Kami kumpulkan data dulu, cek, baru analisa,” tuturnya.

Saat ditanya apakah ada kemungkinan bom ikan atau sejenisnya, penyebab getaran ini. Eko mengatakan apabila bom yang diledakan di laut, akan menyebabkan pancaran air ke atas. Tapi sejauh ini, Ribut tidak mendapatkan laporan dari jajarannya.

“Belum ada yang masuk ke saya. Kalau ledakan akan terlihat,” ungkapnya.

Karena getaran ini lebih banyak dirasakan masyarakat bagian utara.

“Kami akan lihat, di utara Batam ini siapa saja yang berkegiatan,” ujarnya.

Sebelumnya diberitakan BMKG juga tidak bisa menjelaskan fenomena ini. Dari hasil monitoring BMKG sensor seismik mereka di Tanjungpandan,Belitung mencatat getaran tersebut.

“Sangat kecil dan terlalu banyak noise. Jadi kami tidak tau sumbernya di mana,” kata Kasi Datin Stasiun Meteorologi Hang Nadim, Suratman.

Endang, karyawan swasta di kawasan Batamcenter merasakan getaran tersebut.

“Saya berada di lantai 9, getarannya sangat terasa. Lampu-lampu di kantor itu bergoyang, juga kaca-kaca kantor,” tuturnya.

Hingga kini, kata Endang dirinya masih bertanya-tanya apa penyabab getaran ini.

“Heran juga, beberapa kali pernah saya rasakan. Apakah gempa, bom ikan atau apa. Penasaran juga,” ucapnya. (ska)