batampos.co.id – Dinas Kesehatan Provinsi Kepri menargetkan Provinsi Kepri bebas campak dan rubella di 2020. Vaksinasi Measles Rubella (MR) secara berturut-turut akan dilakukan selama tiga tahun mendatang hingga 2020.

”Vaksinasi akan dimulai pada Agustus nanti, mulai dari anak sekolah TK, SD dan SMP di bawah umur 15 tahun. Kemudian, di bawah usia sekolah atau di atas 9 bulan akan dilaksanakan pada September,” jelas Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kepri Tjetjep Yudianan, belum lama ini.

Vaksinasi diberikan gratis melalui posyandu maupun sekolah-sekolah. Termasuk bagi balita yang sejak awal tahun ini sudah dilakukan pendataan. Program vaksinasi MR untuk anak berusia 9 bulan sampai 15 tahun merupakan program nasional yang sudah dimulai sejak tahun 2017 lalu di Pulau Jawa. Tahun ini dilanjutkan di luar Pulau Jawa termasuk di Kepri.

”Saya berharap kepada masyarakat, agar berperan aktif untuk mendatangi posyandu untuk mendapatkan vaksinasi,” imbaunya.

Sebab kasus campak dan rubella masih tinggi di Indonesia. ”Penyakit campak hampir sama dengan rubella. Hanya saja, penyakit campak mengakibatkan kelumpuhan pada bayi, tapi kita tidak menyadari penyakit rubella lebih berbahaya lagi,” ungkapnya.

Penyakit rubella dapat mengakibatkan kelainan jantung pada bayi seperti jantung bocor, kebutaan, dan bisa juga terjadi katarak dini. Selain itu bisa terkena paru-paru basah, kebutaan pada mata dan gangguan pada pendengaran.

”Dampak penyakit rubella bisa kita lihat pada anak-anak di SLB (sekolah luar biasa, red). Untuk itu mari kita dukung pemberian vaksinasi MR di bulan Agustus dan September,” kata Tjetjep lagi.(tri)

Respon Anda?

komentar