Meja salah satu peserta lomba masak di Lingga yang berisi hasil olahan dari bahan makanan yang ada di lingkungan sekitar seperti ubi dan sagu. F. Wijaya satria/batampos.co.id

batampos.co.id – Tim Penggerak PKK Kabupaten Lingga menggelar perlombaan masak dengan kreasi sendiri serta menggunakan bahan yang ada di sekitar lingkungan, Kamis (19/7).

Lomba Cipta Menu Beragam, Bergizi, Seimbang dan Aman (B2SA) ini dilakukan di Gedung Nasional, Da­bo Singkep, untuk mempersiapkan perwakilan dari Kabupaten Lingga berlaga ke tingkat provinsi dengan perlombaan yang sama.

Acara yang dibuka Asisten Pemkab Lingga Yusrizal, mengutamakan penggunaan bahan makanan yang berbeda dari biasanya. Peserta dapat menggunakan bahan dasar ubi, sagu dan bahan lainnya yang banyak ditemukan di sekitar.

Menurut Ketua PKK Kabupaten Lingga Heryulita Alias Wello, saat ini masyarakat masih bergantung pada menu atau bahan makanan berupa beras dan terigu. Sehingga, negara kita sempat mengimpor kedua bahan pangan tersebut untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

”Untuk mengatasi kondisi tersebut perlu dilakukan kreasi memasak menggunakan bahan makanan lainnya, seperti sagu, jagung, ubi dan bahan makanan lainnya,” kata Heryulita dalam kegiatan perlombaan tersebut.

Selain menggunakan bahan makan yang ada di sekitar, peserta juga membuat makanan atau masakan daerah yang telah menjadi tradisi dan dimasak pada setiap hajatan. Masakan khas itu juga terbilang masakan yang mulai dilupakan, khususnya oleh kalangan muda.

Dengan kata lain, kegiatan ini juga dilakukan untuk melestarikan hasanah budaya Melayu berupa masakan atau makanan yang telah menjadi warisan pendahulu. Seperti gumbal telur, janda berjodoh dan menu masakan lainnya yang memang telah lama ada.
“Kami sebagai peserta turut senang dengan diadakannya kegiatan ini. Tentunya dapat menyalurkan kreativitas kami dalam hal memasak,” ujar salah satu peserta.(wsa)

Advertisement
loading...