Ade Irama, seorang pemuda si Kabupaten Sijunjung nekad menghabisinya nyawanya dengan cara gantung diri di tiang Tower Sutet PLN di kawasan Nagari Pematang Panjang, Kecamatan Sijunjung, Sumbar, Rabu (25/7) (Istimewa)

batampos.co.id – Ade Irama, 22, ditemukan tewas di tower listrik tegangan tinggi dengan seutas tali di leher.

Korban diketahui pernah menjadi mahasiswa di salah saru Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di Sumbar. Korban ditemukan tergantung di sebuah tiang Tower Sutet PLN di kawasan Nagari Pematang Panjang, Kecamatan Sijunjung, Sumatera Barat, Rabu (25/7).

Jasad korban pertama kali ditemukan seorang pemuda yang tengah mengembala sapi di kawasan tersebut.

Saksi yang kaget alang kepalang langsung mengabarkan penemuan jasad tersebut pada warga lain. Sontak, warga berlarian dan mendatangi lokasi sembari memberitahu pihak kepolisian di Polsek Sijunjung.

Kapolres melalui Kasubag Humas Polres Sijunjung, Iptu Nasrul Nurdin membenarkan informasi tersebut. Menurutnya, tak lama usai dilaporkan warga, petugas dari Polsek Sijunjung langsung melesat ke TKP. Setelah itu, korban dievakuasi petugas ke RSUD Sijunjung untuk kebutuhan visum.

Dari hasil visum luar, selain luka lecet dibagian leher tersebab jeratan tali, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. “Dari RSUD, jasad korban dibawa ke rumah duka,” terang Iptu Nasrul Nurdin membenarkan pada sejumlah wartawan, Rabu (25/7).

Dari keterangan pihak keluarga, lanjut Iptu Nasrul, korban Ade Irama sempat kuliah dan berhenti kuliah akhir 2017 lalu. Diduga, penyebab berhentinya korban kuliah karena mengalami gangguan jiwa. Korban diketahui juga tengah menjalani rawat jalan di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) HB Saanin Padang. “Pihak keluarga menerima peristiwa ini sebagai musibah,” terangnya.

Sementara, Wali Nagari Pematang Panjang, April Marshal menerangkan, korban hanya berdomisili dan tidak tercatat sebagai warga setempat. Sebelumnya, korban tinggal bersama keluarganya di Kabupaten Dharmasraya.

(rcc/JPC)

Respon Anda?

komentar