batampos.co.id – Menginjak hari kedua penyelenggaraan Hydro Coco Cup 2018 National Futsal Tournament di Sporthall Temenggung Abdul Jamal, Sabtu (28/7), suasana semakin meriah. Tak hanya pertandingan yang berjalan semakin seru, tetapi nuansa gelaran pun terlihat kian semarak. Riuh dukungan para suporter membakar semangat para pemain yang berlaga di tengah lapangan.

Branch Manager Hydro Coco David Adisaputra Haryanto mengatakan untuk hari kedua Hydro Coco Cup 2018 ini masih menggelar pertandingan di babak penyisihan. “Masih pertandingan di babak penyisihan. Besok baru mulai babak 16 besar hingga babak semifinal dan final,” terang David, Sabtu (28/7).

“Di babak penyisihan ini setiap tim mendapatkan kesempatan untuk bermain sebanyak dua kali. Jadi tim yang kemarin kalah di pertandingan pertama punya kesempatan untuk memperbesar peluang lolos ke babak selanjutnya jika bisa menang dalam pertandingan ini,” jelasnya.

Ia menambahkan jika babak penyisihan menggunakan format setengah kompetisi. David juga menjelaskan jika hanya juara dan runner up tim yang bisa melaju ke babak 16 besar. “Babak kualifikasi ini dibagi menjadi delapan grup dan hanya juara dan runner up grup yang bisa lolos ke babak 16 besar. Masing masing grup terdiri dari empat tim,” ujarnya.

“Kami memang menerapkan aturan jika satu SMA atau sederajat hanya boleh mengirimkan satu tim dalam kejuaraan ini. Untuk babak 16 besar hingga babak final nanti sistem yang digunakan adalah knockout atau sistem gugur,” beber David.

Pemenang dalam Hydro Coco Cup 2018 di Kota Batam akan bertanding dengan dalam babak grand final di Semarang, XX mendatang. Menurut David, masing-masing daerah hanya akan mengirimkan satu wakilnya atau pemenang Hydro Coco Cup 2018 tingkat kota untuk bertanding di Semarang.

“Mereka akan bertanding dengan sembilan juara gold qualification lainnya untuk merebut satu tiket wakil Indonesia untuk bertanding di Thailand,” tegas David.

David juga menjelaskan jika perbedaan penyelenggaraan Hydro Coco Cup 2018 dengan penyelenggaraan sebelumnya adalah penunjukan dari federasi futsal Indonesia untuk menggelar turnamen futsal U-18. “Federasi futsal Indonesia melihat konsistensi Hydro Coco Cup selama enam tahun berturut-turut menggelar turnamen. Juga konsistensi kami untuk menerapkan regulasi yang digunakan oleh federasi futsal Indonesia, atau mengacu pada law of the game yang digunakan oleh FIFA ,” jelas David.

Pemain SMAN 4 Batam (oranye) melakukan selebrasi usai mencetak gol ke gawang SMK Muhammadiyah dalam laga babak penyisihan Hydro Coco Cup 2018 di Sporthall Temenggung Abdul Jamal, Sabtu (28/7). F-Ryan Agung/Batam Pos

“Selain itu juga turnamen ini juga digunakan sebagai ajang talent scouting oleh timnas futsal indonesia. Mereka akan mencari pemain untuk timnas U-18 dari penyelenggaraan turnamen Hydro Coco Cup 2018. Seperti sekarang ada asisten pelatih timnas futsal Indonesia Ade Lesmana yang tengah melakukan scouting dari awal penyelenggaraan Hydro Coco di Batam,” ungkap David.

Mengenai perkembangan futsal di Indonesia, David melihat perkembangannya saat ini menuju ke arah yang lebih baik. Ia melihat dari sisi teknis, awareness, animo, dan skill yang dimiliki pemain futsal kian berkembang. “Ada pengakuan dari tokoh-tokoh futsal di Thailand yang mulai “cemas” dengan perkembangan futsal di Indonesia. Terutama empat tahun belakangan ini. Kami yang mengikutkan juara Hydro Coco Cup bertandiung di kejuaraan futsal di Thailand mendapat apresiasi,” ungkapnya.

“Menurut otoritas futsal di Thailand, pemain futsal di Indonesia menunjukkan perkembangan yang luar biasa. Baik itu dari sisi strategi maupun teknis,” puji David.

Ke depan, lanjut David, Indonesia bisa memiliki tim futsal yang disegani baik itu di tingkat Asia maupun di dunia.

Sementara itu asisten pelatih timnas futsal Indonesia U-20 Ade Lesmana memberikan penghargaan atas konsistensi Hydro Coco dalam menyelenggarakan turnamen futsal antarSMA sederajat ini. “Konsistensi selama enam tahun ini layak untuk diberikan apresiasi,” pujinya.

Selain itu, Ade juga melihat potensi pemain futsal di Batam tidak kalah dengan daerah lainnya. “Ada beberapa pemain yang punya potensi. Dan ini memang masih kami perhatikan terus perkembangannya hingga nanti di baba grand final,” tuturnya.

“Maklum saja ini amasih babak penyisihan. Tetapi nanti kalau sudah memasuki babak knockout pasti akan berbeda. Kemampuan para pemain futsal akan semakin terpancing keluar jika menghadapi babak hidup mati,” tuturnya.

Dalam penyelenggaraan hari kedua ini sebanyak 16 tim berhasil melaju ke babak selanjutnya, Minggu (29/7). 16 tim ini akan bertarung memperebutkan memperebutkan satu tiket untuk berlaga di babak grand final putaran nasional yang akan dilaksanakan di Semarang.(yan)

Respon Anda?

komentar