Iklan
Jusuf Kalla

batampos.co.id – Prinsip utama dalam politik itu adalah tidak ada kawan dan lawan yang abadi. Demikian pesan Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla (JK).

Iklan

Masyarakat tidak perlu bingung melihat hingar bingar politik yang sekarang ini semakin menghangat.

Apalagi, jelang pendaftaran calon presiden (Capres) dan calon wakil presiden (Cawapres) yang dibuka pada 4 Agustus hingga 10 Agustus. Parpol-parpol pun terus bergerilya untuk membangun koalisi demi bisa mencalonkan pasangan capresnya.

”Prinsip politik itu tidak ada kawan dan lawan abadi, dan yang abadi kepentingan,” kata JK saat menanggapi tentang pertemuan antara ketua umum partai politik yang belakangan kian gencar di Istana Wakil Presiden, Selasa (31/7).

Diketahui, pada Pilpres kali ini, JK pun membuka peluang untuk maju kembali menjadi calon wakil presiden. Dia sedang mengajukan diri sebagai pihak terkait dalam gugatan Partai Persatuan Indonesia (Perindo) ke Mahkamah Konstitusi terkait dengan masa jabatan wapres.

JK menyebutkan bila politik dimaknai sebagai kepentingan maka semua hal menjadi mungkin. Termasuk dalam koalisi partai politik.

”Jadi koalisi itu cocok-cocok kan,” kata mantan ketua umum Partai Golkar itu.

Sesuai peraturan, untuk mencalonkan pasangan capres cawapres itu minimal diusung oleh partai atau gabungan partai yang memiliki 20 persen kursi di DPR. Nah, partai politik akhirnya harus berkoalisi. Dan tidak boleh lagi ada partai yang tidak mengajukan calon. Artinya semua partai harus masuk dalam koalisi.

JK menilai, poisis Partai Demokrat pada 2014 yang netral sebenarnya lebih menguntungkan untuk berkoalisi. Lantaran bisa ikut koalisi Jokowi atau Prabowo.

”Pada pemilu 2014 Demokrat lebih netral, jadi mudah untuk ke kiri dan ke kanan sekarang,” ungkap dia menanggapi manuver partai Demokrat.

(jun/JPC)