batampos.co.id – Ratusan pasang sepatu tiruan merek Skechers hasil tangkapan Unit Tindak Pidana Tertentu (Tipiter) Satreskrim Polresta Barelang dimusnahkan, Kamis (2/8) siang. Ratusan sepatu itu dimusnakan dengan cara dibelah menggunakan kapak dan kemudian dibuang ke tempat sampah.

Kuasa Hukum pemegang merek Sheckers, Gregorius mengatakan, penangkapan sepatu tiruan ini dilakukan pada bulan April lalu. Dimana, pemegang merek Skeckers keberatan dengan beredarnya sepatu tiruan di pasaran yang merugikan mereka selaku pemegang merek resmi.

“Kasus ini merupakan delik aduan. Dari pengaduan klien saya ke polisi, selanjutnya ditindak lanjuti oleh kepolisian dengan menyita barang tiruan ini,” kata Gregorius pada sela-sela pemusnahan.

Dijelaskannya, karena kasus ini merupakan delik aduan, pihak penjual bisa dilanjutkan ke proses ke pengadilan atau tidak dilanjutkan ke pengadilan dengan syarat, antara pemegang merek dengan penjual sudah bersepakat untuk berdamai dan menyelesaikannya dengan cara kekeluargaan.

“Itu tergatung dengan klien kami. Kalau diselesaikan dengan musyawarah, laporannya bisa dicabut. Dengan catatan, membuat perjanjian dengan tidak mengulangi lagi,” tuturnya.

Saat disinggung mengenai asal sepatu tiruan tersebut, Gregorius enggan membeberkannya. Sebab, itu sudah masuk dalam ranah penyelidikan polisi. Meski demikian, kliennya akan tetap melaksanakan pemantauan di pasaran untuk peredaran sepatu tiruan tersebut.

“Pemantauan itu pasti, karena ini sangat merugikan pemegang merek. Dalam kasus ini, melanggar undang-undang merek nomor 22 tahun 2016 tentang merek dan indikasi geografis,” imbuhnya. (gie)

Advertisement
loading...