Iklan
Pasien RS Mangusada berhamburan keluar ruangan saat gempa 7.0 SR menguncang Lombok Utara, NTB, Minggu malam. (F. Kadek Surya Kencana/Radar Bali)

batampos.co.id – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) resmi mencabut peringatan dini potensi tsunami gempa Lombok Utara.

Iklan

Pencabutan peringatan dini tsunami itu disampaikan melalui akun twiternya, Minggu (5/8).

Pencabutan tersebut dilakukan tepat pada pukul 21.24 WITA atau pada 20.24 WIB.

“#Peringatan dini TSUNAMI yang disebabkan oleh gempa mag:7.0, tanggal: 05-Aug-18 18:46:35 WIB, dinyatakan telah berakhir#BMKG,”

Demikian tulis BMKG dalam akun twitter resminya.

Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati mengatakan, gempa bermagnitudo 7 di Lombok berpotensi tsunami maksimum setinggi 0,5 meter.

Menurut Dwikorita, sudah ada informasi bahwa waktu tibanya gelombang bisa berbeda.

“Gelombang pertama bisa saja bukan yang terbesar. Maksimum 0,5 meter. Belum ada penambahan ketinggian,” kata Dwikorita. (jpg)