batampos.co.id –¬† Kecelakaan beruntun melibatkan¬†melibatkan 12 mobil, 1 sepeda motor, yang kemudian mengenaik 2 rumah, Minggu (5/8) sore.

Kerugian ditaksi Rp 100 jutaan.

Peristiwa itu bermula ketika bus pariwisata Beauty Smile melintas di Jalan Ir Soekarno, Junrejo, Kota Batu, Jawa Timur. Bus itu melaju dari arah Batu menuju ke arah timur. Tidak lama berselang, diduga bus mengalami rem blong, akibatnya bis menabrak kendaraan yang berada di depannya.

“Lebih kurang sekitar 11 kendaraan yang mengalami kerusakan materiil,” ujar Kanit Laka Polres Batu, Ipda Anton Hendry.

Anton mengatakan, tidak ada korban jiwa pada peristiwa tersebut. Beberapa penumpang hanya mengalami luka ringan, dan lecet-lecet akibat terkena pecahan kaca.

“Yang parah sampai patah tulang maupun meninggal dunia tidak ada. Yang dilarikan ke rumah sakit (juga) tidak ada,” terangnya.

Anton menerangkan, berdasarkan informasi yang diperoleh dari masyarakat yang mengetahui kejadian tersebut, warga mendengar suara klakson bis.

“Warga dengar klakson. Mungkin karena sopir panik dan berusaha untuk mengurangi terjadinya kecelakaan dengan kendaraan lain. Namun karena laju kendaraan yang tanpa rem, bisa jadi supir panik dan lakukan upaya (menabrak mobil didepannya),” terangnya.

Anton mengatakan, saat itu bus tersebut mengangkut penumpang dengan jumlah sekitar 40-50 orang. Setelah kejadian itu, penumpang sebagian besar sudah dievakuasi dengan kendaraan bus rombongan yang lain.

“Rombongan lebih dari satu bus,” imbuhnya.

Meskipun tidak ada korban jiwa, Anton mengungkapkan kerugian materiil akibat kecelakaan tersebut mencapai Rp 100 juta.

Salah satu mobil korban kecelakaan beruntun bus pariwisataa, Minggu (5/8) sore. (Fisca Tanjung/JawaPos.com)

Sementara untuk sopir bis, Anton menyampaikan jika saat ini sopir sudah diamankan ke mako polres guna dimintai pertanggung jawaban atas bisnya yang diduga mengalami rem blong.

“Tadi sempat diamankan petugas karena ketakutan di massa,” terangnya.

“Sopir sembunyi di salah satu masjid. Kemudian kami minta kernet untuk menghubungi. Selanjutnya diberitahu ia di masjid bawah kemudian kami amankan dari amukan warga,” pungkasnya.

(fis/JPC)

Respon Anda?

komentar