F. Instagram/manodelia

batampos.co.id – Manohara Odelia Pinot mantap melenggang di panggung politik 2019-2024 melalui partai Nasional Demokrat (Nasdem). Banyaknya saingan artis dari partai politik lain bukan suatu hal yang harus ditakuti olehnya.

“Ya saingan mau di profesi apapun akan selalu ada ya, yang penting kita niatnya baik. Kalau kita fokus dan concern di situ, hopefully bisa jadi,” ungkap Manohara di acara MD Goes Public, Kuningan, Jakarta Selatan, Sabtu (4/8) malam.

Manohara optimis akan mampu meraup suara dari masyarakat Surabaya dan Sidoarjo, yang menjadi daerah pemilihan (dapil)nya. Pasalnya, dia memiliki program unggulan dan visi misi yang baik.

“Ya kalau itu (meraup suara) yang biasa-biasa aja ya, seperti everyone else. Orang-orang denger visi dan misi saya sendiri dan cocok dengan itu, ya hopefully dipilih,” ucapnya optimis.

Pemain film Me & You VS The World itu juga telah banyak belajar mengenai politik dan programnya. Selain mendapat kuliah politik dari Nasdem, Manohara juga mengaku rajin mengumpulkan informasi dari berbagai sumber tentang isu lingkungan dan hewan di dapilnya.

“Itu (selain kuliah politik) sebenernya sih ya, ngambil informasi tentang apa yang harus dilakukan dengan lingkungan dan hewan di Surabaya khususnya. Jadi, itu udah saya pelajarin sih,” lanjutnya.

Manohara sebelumnya juga menuturkan bahwa dia akan konsen melarang topeng monyet dan pembakaran sampah. Serta, peraturan khusus mengenai pembuangan sampah yang akan didorongnya di Surabaya.

“Dalam pengaturan sampah hanya 5 negara yang masih buang sampah ke dalam laut, salah satunya adalah Indonesia. Cina adalah nomor 1 dan kita nomor 2. Dan itu sangat-sangat tidak baik untuk environment dan kesehatan kita sendiri. Jadi ya, since Surabaya adalah kota terbesar kedua ya di Indonesia, i think we can make a huge impact kalau mereka (warga Surabaya) lebih bersosialisasi dan ngerti soal itu,” jelas Manohara panjang lebar.

Aktris berusia 26 tahun itu menambahkan, sebelum berniat terjun ke politik memang sudah menjadi bagian dari aktivis hewan. Kemudian, setelah berdiskusi dengan Lucky Hakim, dia mantap terjun ke politik melalui Nasdem karena mendengar visi misi partai.

“Saya memang awalnya di NGO ya, dan saya nggak mau terjun ke politik. Tapi setelah ngobrol sama Lucky Hakim, akhirnya saya tertarik dengan visi misi partai. Jadi kenapa tidak, hopefully bisa masuk Komisi IV. Jadi, my passion bisa masuk ke dalam politik,” pungkasnya. (yln/JPC)

Respon Anda?

komentar