batampos.co.id – Pusat Pendidikan dan Pelatihan Kementerian Luar Negeri mengagendakan pertemuan sejumlah diplomat senior luar negeri di Natuna.
Direktur Sekolah Dinas Staf dan Pimpinan Luar Negeri (Sesparlu) Kementerian Luar Negeri, June Kuncoro Hadiningrat menjelaskan kegiatan ini akan diikuti 27 diplomat senior Tanah Air dan sejumlah diplomat senior dari lima negara.

Diplomat luar negeri yang dijadwalkan hadir di antaranya Kamboja, Vietnam, Papua Nugini, Azerbaijan, dan Peru. “Agendanya 27 Agustus mendatang. Nantinya akan dilakukan dialog bersama pemangku kepentingan di Natuna,” kata-nya usai menemui Wakil Bupati Natuna Ngesti Yuni Suprapti, Senin (6/8).

Dipilihya Natuna menjadi lokasi kegiatan ini, karena Natuna memiliki potensi-potensi yang tidak hanya berskala nasional, melainkan juga internasional. Peluang kerja sama antarnegara dalam upaya pemanfaatan sumberdaya alam dinilai sangat memungkinkan dilakukan di Natuna.

Pada diplomasi inklusif tersebut, seluruh diplomat yang mengikuti acara tersebut akan secara bebas berdialog dan berdiplomasi dengan masyarakat yang memiliki kepentingan.
“Kegiatan ini akan berlangsung selama tiga hari. Selama kegi-atan, mereka akan berdiplomasi sesuai bidangnya dengan mereka-mereka yang menjadi pemangku kepentingan di Natuna,” katanya.

Ia melanjutkan, diplomat-diplomat itu nantinya akan berupaya menjangkau seluruh pemangku kepentingan yang ada di Natuna secara inklusif. “Misalkan yang jadi dosen akan berdiplomasi dengan kedosenannya, saudagar ikan akan berdiplomasi mengenai sektor perikanan dan lain sebagainya. Mereka akan berbicara sesuai kepentingannya,” jelas June.

Peserta kegiatan itu terdiri dari 27 orang diplomat yang berasal dari enam negara masing-masing 22 di antaranya berasal dari Indonesia. “Mereka rata- rata sudah bertugas sebagai diplomat selama 15 tahun lebih,” sebutnya. (arn)

Respon Anda?

komentar